Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin akan segera melakukan pembenahan-pembenahan terhadap pembinaan atlet yang ada di Sumatera Selatan, sebagai persiapan jangka pendek dan jangka panjang pasca-gagal masuk 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Bandung, Jawa Barat.
Menurutnya, prestasi yang semakin buruk pada PON XIX Bandung Jawa Barat beberapa waktu lalu, setidaknya menjadi catatan tersendiri bagi dirinya sebagai Ketua Umum KONI Sumsel maupun bagi semua pengurus cabang olahraga.
Ditegaskan Alex, memang pada saat PON Bandung banyak terjadi kecurangan-kecurangan atau ditemui venue yang tidak layak, namun tentu itu bukanlah menjadi alasan bagi Sumsel untuk meraih prestasi dan bersaing dengan daerah lain.
“Memang banyak hal-hal yang tidak baik, ribut hampir di setiap venue pertandingan yang tentu merugikan bagi para atlet bukan hanya atlet Sumsel saja, namun tapi atlet lain, tapikan atlet daerah lain malah dapat emas banyak,” urainya, Senin (3/10/2016).
Jadi yang penting itu, kata Alex, setiap atlet memiliki jiwa petarung, sebab kalau memiliki jiwa petarung maka dia akan siap di manapun dan dalam kondisi apapun, termasuk menghadapi kecurangan lawan.
Oleh karenanya Ketua Umum KONI Sumsel sekaligus Gubernur Sumsel ini menyampaikan yang sudah harus jadi pelajaran, dan ke depan akan segera melakukan perbaikan dan pembinaan yang maksimal.
“Kita tidak mungkin akan menyalahkan satu sama lain, tapi kita akan lakukan koordinasi mempersiapkan langkah ke depan,” katanya.
Disinggung mengenai anggapan banyak orang bahwa Sumsel hanya mampu menjadi penyelenggara event besar olahraga dan tak mampu mencetak atlet handal, padahal memiliki sarana olahraga terlengkap dan berstandar internasional, Alex akui itu memang benar tapi ke depan ia berjanji akan berusaha untuk bisa mengimbanginya.
“Ya, saya akui memang begitu adanya, kita hanya sibuk menjadi penyelenggara even besar dan membangun sarana olahraga yang memiliki kualitas terbaik, tapi kita lengah melakukan pembibitan atlet,” jelasnya.
Lebih lanjut dengan dukungan semua pihak terutama pengurus cabor, diharapkan ke depannya pembinaan akan berjalan dengan baik, sehingga akan ada pengkaderan atlet dan prestasi yang diharapkan akan sama-sama diraih.
Seperti diketahui pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar, tuan rumah tampil sebagai juara umum dengan 217 medali emas, 154 perak, dan 158 perunggu. Hasil memuaskan tuan rumah tersebut tentu berbanding terbalik dengan raihan kontingen PON Sumsel.
Sumatera Selatan hanya mampu finish di posisi 21 dengan perolehan 6 medali emas, 11 perak, 14 perunggu. Pada event bergengsi skala nasional itu, Sumsel terjun bebas dan gagal meraih target yakni posisi 10 besar. (adi)











