Palembang, Sumselupdate. com –Warga Kota Palembang beramai-ramai melaksanakan shalatgerhana di Masjid Agung Palembang. Pelaksanaan shalat gerhana yang berlangsung pagi ini, Rabu (9/3) pukul 06.25, dipimpin oleh imam besar KH Kiagus Nawawi Dencik, sedangkan Khotib adalah Drs KH Syarifuddin Ya’cub, MHI
Pantauan di lapangan, terlihat Masjid Agung Palembang dipenuhi oleh masyarakat yang melaksanakan shalat sunnah gerhana.
Dalam khotbahnya, Drs KH Syarifuddin Ya’cub, MHI mengatakan, dalam ajaran Islam disunnahkan melaksanakan shalat gerhana matahari yang disebut dengan shalat sunat kusuf.
Shalat kusuf ini tergolong berbeda dengan shalat sunnah lainnya, karena dianjurkan untuk memperbanyak bacaan saat rukuk dan sujud.
Jika biasanya bacaan rukuk dan sujud hanya diulangi tiga kali, namun dalam shalat kusuf dibaca hingga ratusan kali. Perbedaan lainnya, setelah rukuk, tangan kembali bersedekap dan membaca surah Al-Fatihah.
Setelah itu baru bacaan iftidal seperti biasa. Demikian juga untuk rakaat kedua sehingga seolah empat rakaat, padahal hanya dua rakaat.
Shalat dilaksanakan saat gerhana dan dianjurkan berjamaah di masjid. Shalat kusuf juga terdiri atas khutbah dan setelah itu berdoa.
Dijelaskannya, Nabi Muhammad SAW memerintahkan untuk shalat sunnah gerhana matahari justru sebagai rasa syukur kepada Allah SWT.
Setelah dikaji oleh para ahli, ternyata sikap syukur ini berkaitan dengan matahari yang cukup ekstrem saat berjalannya siklus gerhana.
Secara syariah, perintah shalat hampir semuanya dianjurkan saat cahaya sedang sedikit contohnya shalat malam dan sebagainya. (erk)











