Bali,sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR RI Prof. Fadel Muhammad mengatakan, perguruan tinggi adalah lokomotif pendidikan Indonesia dan penghasil sumber daya manusia yang unggul. Hal ini harus disadari semua pihak, termasuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
“Penentu kemajuan pembangunan bangsa adalah kualitas sumber daya manusia. Tanpa itu, mustahil sebuah daerah bahkan negara akan maju dan mampu memberikan kesejahteraan secara merata kepada seluruh rakyatnya,” ujar Fadel saat menjadi narasumber acara ‘Sarasehan tentang Penyusunan Buku 30 Tahun BAN-PT’ di Ballroom 1, Hotel Aryaduta, Bali, Jumat (11/8/2023).
Menurut Fadel, kehadiran SDM berkualitas atau unggul sangat dirasakan, saat pertama kali dia menjabat Gubernur Gorontalo.
“Waktu itu sekitar lima bulan menjabat, saya terpaksa mengambil orang dari pulau Jawa untuk mendukung saya membangun Gorontalo, terutama di bidang pertanian dan peternakan. Sebab, SDM sangat terbatas sehingga saya belum bisa mendapatkan putera daerah yang sesuai keinginan saya,” katanya.
Sadar dibutuhkan orang-orang berkualitas untuk menunjang program pembangunan daerah, mantan Gubernur Gorontalo dua periode ini kemudian menggelontorkan program Tunjangan Kinerja Daerah. “Tunjangan itu ternyata mampu mendongkrak kinerja daerah, perlahan Gorontalo semakin baik dan program tunjangan tersebut, saya perluas hingga ke desa,” tuturnya.
Dari pengalaman itu, Fadel menekankan pendidikan jangan sampai dianggap remeh. Namun sangat disayangkan pendidikan berkualitas masih timpang antara Barat Indonesia dan Timur Indonesia. Hal itu menjadi pekerjaan rumah semua, bagaimana membuat kualitas dan kuantitas pendidikan merata dinikmati seluruh masyarakat Indonesia.
“Sekali lagi, harus dijaga peran perguruan tinggi sebagai Lokomotif yang akan menarik seluruh elemen pendidikan Indonesia, kearah dan tujuan yang diharapkan yakni, terciptanya banyak SDM Indonesia yang unggul untuk mengelola bangsa ini lebih baik. Saya mendukung kiprah dan peran BAN-PT sebagai lembaga yang memastikan kualitas perguruan tinggi, melalui akreditasi,” tegasnya.
Acara sarasehan yang digelar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) ini juga dihadiri Prof. Dwi Wahyu Sasongko, Ph.D sebagai narasumber, Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Prof. Ari Purbayanto, Ph.D dan Pimpinan Dewan Eksekutif dan Majelis Akreditasi BAN-PT sebagai peserta. (duk)











