Muaraenim, Sumselupdate.com — SKK Migas – KKKS Medco E&P Indonesia (Medco E&P) bekerja sama dengan Batalyon Infanteri 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa (AYJP) Muaraenim telah menyelenggarakan sosialisasi usaha hulu migas kepada siswa sekolah menengah atas.
Sosialisasi ini dilakukan melalui pendidikan dasar bela negara dengan tujuan meningkatkan wawasan kebangsaan dan mengokohkan keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi Negara serta cinta terhadap Tanah Air.
Pendidikan dasar bela negara ini diikuti oleh 30 siswa dari 30 SMA Negeri di wilayah kerja Perusahaan seperti Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Lahat, Muaraenim, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 2-6 Juli 2023 di Yonif 141/AYJP. Melalui pembinaan siswa ini diharapkan akan tercipta pemahaman dasar mengenai hulu migas di sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasi Perusahaan.
Siswa-siswa terpilih dari 30 sekolah akan diarahkan menjadi motor penggerak di sekolah masing-masing. Mereka akan menyampaikan semangat bela negara, kepedulian terhadap masyarakat, dan pengetahuan mengenai hulu migas kepada siswa-siswa lainnya.
“Selaras dengan kegiatan hulu migas yang beroperasi untuk kepentingan negara dan bangsa, diharapkan penanaman kecintaan terhadap Tanah Air ini dapat menanamkan kepedulian generasi muda pada kegiatan hulu migas yang merupakan objek vital nasional dan aset negara,” ujar Manager Field Relations & Community Enhancement Medco E&P Indonesia Hirmawan Eko Prabowo saat membuka pelatihan.
Sementara itu, Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel, Syafei Syafri, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian SKK Migas dan KKKS terhadap pengembangan karakter generasi muda, terutama di wilayah kerja perusahaan.
“Hal ini menjadi bentuk upaya hulu migas dalam mendukung pemerintah menciptakan generasi yang bermental baja, berintegritas dan berpengetahuan luas,” ungkapnya.
SKK Migas berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan para peserta dengan sebaik-baiknya, mengingat kegiatan dan pembelajaran Pendidikan Bela Negara ini tidak diterima di sekolah secara spesifik.
“Kami memberikan kesempatan bagi generasi muda di daerah untuk dapat menerima sebanyak-banyaknya kesempatan belajar dan menempa diri menjadi pribadi yang jauh lebih baik dan berkarakter positif dan kuat, selain itu mereka juga mendapatkan edukasi khusus terkait kegiatan hulu migas,” ungkap Safe’i.
Pihaknya juga berharap para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi penggerak sosialisasi terkait industri hulu migas lebih luas lagi, minimal kepada teman-teman sejawatnya di sekolah.
Pihak Yonif 141/AYJP menyambut baik pelaksanaan pendidikan dasar bela negara ini. Selama pendidikan, peserta didampingi oleh Letda Inf Apriando, Serda Malik Ibrahim, Serda Bima dan Serda Sihombing.
Danyonif 141/AYJP Mayor Inf Arie Prasatyo Widyo Broto dalam sambutannya kepada para peserta mengatakan kegiatan ini merupakan kesempatan besar bagi peserta untuk mengembangkan diri dalam bela negara dan cinta Tanah Air.
“Pengalaman ini nanti juga dapat dibawa, diterapkan dan dibagikan pada lingkungan di sekitar siswa, sebagai tindakan nyata membela, menjaga dan juga memelihara negara yang tercantum pada UUD 1945,” tegasnya.
Peserta Antusias Mengikuti Pendidikan Dasar Bela Negara
Selama kurang lebih 5 hari mengikuti pendidikan dasar bela negara, banyak kesan positif yang disampaikan oleh peserta.
Seperti disampaikan Sepdi, siswa kelas XI IPA dari SMA Negeri 1 Ujanmas yang merupakan Wakil Ketua OSIS yang berterima kasih kepada SKK Migas – Medco E&P Indonesia dan Yonif 141/AYJP.
“Tidak mudah untuk Kami yang terpilih menjadi peserta dari pendidikan dasar bela negara ini. Kami mendapatkan pelajaran tentang kedisiplinan, kemandirian, bela negara dan hulu migas. Kami bangga menjadi bagian dari pendidikan ini,” imbuhnya.
Kebanggaan itu juga dirasakan oleh Naufal Adhirta Attailah Fahlevi, Kelas X IPA dari SMA Negeri 1 Rambang Dangk, Menurutnya, pendidikan militer penuh dengan kedisiplinan yang tinggi.
“Bersama teman-teman baru, Saya disini bisa menumbuhkan rasa disiplin, mandiri dan banyak bersyukur,” tambahnya. (**)











