Laporan : Novrico Saputra
Pagaralam,Sumselupdate.com – Hoaks atau informasi tidak benar mengenai penculikan anak beredar di kota Pagaralam belum lama ini. Penyebar informasi kemudian memberikan klarifikasi dan meminta maaf serta menyampaikan bahwa informasi yang dia bagikan itu tidak benar.
Penyebar hoaks itu adalah seorang warga Kota Pagaralam. Dia mengaku mengunggah caption tentang infomasi penculikan anak di status Facebook (FB).
Tulisan yang memberi informasi mengenai penculikan anak di tempat tinggal penulis postingan, tulis caption postingan hoaks.
Tangkapan layar informasi hoaks yang disebarkan warga sampai ke pihak kepolisian.
Kapolsek Pagaralam IPTU Ramsi SH melanjutkan setelah mendengar rumor penculikan anak di wilayah hukumnya tersebut, memerintahkan Bhabinkamtibmas setempat melakukan upaya konfirmasi.
Saat konfirmasi itulah, pelaku menyebar informasi di medsos dengan keterangan bahwa hampir saja terjadi penculikan.
“Memang benar ada informasi terkait penculikan di wilayah hukumnya,” ujar IPTU Ramsi SH.
Kapolsek menjelaskan penyebar Hoaks yang mengunggah informasi itu kemudian di datangi pihak Polsek Pagaralam Utara Polres Pagaralam Polda Sumsel untuk memberikan klarifikasi terkait unggahannya.
Pengunggah itu mengakui unggahannya tidak benar dan sudah menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf.
Kapolsek mengatakan, hingga kini kondisi di wilayah Kecamatan Pagaralam Utara kondusif.
Selama hampir setahun bertugas di Polsek Pagaralam Utara, Iptu Ramsi SH memastikan tidak pernah ada laporan terkait kejadian penculikan anak.
Atas kejadian itu, Kapolsek mengimbau warga agar berhati-hati ketika mengunggah atau pun berkomentar di media sosial.
“Jangan mudah membuat konten yang provokatif. Lebih baik ditahan dulu dan dicari tahu kebenarannya sebelum menyebarkan informasi di media sosial,” katanya.(**)











