Pria Tewas dari Lantai Atas Hotel Ternyata Didorong dari Pintu Jendela, Pelaku Ditangkap!

Senin, 5 Desember 2022
Terduga pelaku saat diamankan polisi di tempat persembunyiaannya di Kabupaten Lahat.

Laporan: Candra Budiman

Palembang, Sumselupdate.com – Teka-teki tewasnya seorang pria yang diduga bunuh diri terjun dari atas lantai hotel Grand Daira di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang pada Jumat (2/12/2022) malam, akhirnya terkuak.

Read More

Dari hasil penyelidikan petugas, ternyata korban M Nur Fadly (26), warga Dusun II, Kelurahan Lubuk Sakti, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, tewas terjatuh dari lantai atas hotel, dibunuh beberapa laki-laki dengan cara didorong dari pintu jendela kamar hotel.

Hal itu terungkap setelah Unit Pidum dan Tekab 134 serta Reskrim Polsek IT I Palembang melakukan penyelidikan mendalam terhadap saksi dan beberapa orang yang berada di dalam kamar hotel terkait peristiwa tersebut.

Seorang laki-laki yang diduga pelaku utama dalam kasus kematian korban, sudah diketahui identitasnya.

Korban yang jatuh dari hotel.

Anggota gabungan Unit Pidum dan Tekab 134 serta Reskrim Polsek IT I Palembang, kini tengah berada di Kabupaten Lahat untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku, yang setelah kejadian langsung melarikan diri.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebelum korban didorong dan terjatuh dari pintu jendela atas kamar hotel, di antara terduga beberapa pelaku dan korban terjadi perkelahian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Polsek IT I dan Polrestabes Palembang, terkait peristiwa kematian korban dan penangkapan terduga pelaku.

Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan IT I Palembang tepatnya di belakang parkiran Hotel Grand Daira dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang terguling di parkiran pada Jumat (2/12/2022) sekitar pukul pukul 22.54 WIB.

Identitas mayat tersebut diketahui bernama M Nur Fadly (26), warga Dusun II, Kelurahan Lubuk Sakti, Kecamatan Indealaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Jenazah korban pertama kali diketahui oleh petugas keamanan hotel yakni Riski, di mana dia mengetahui peristiwa tersebut dari seorang perempuan dan seorang laki-laki tidak dikenal.

Kedua sejoli itu melaporkan bahwa ada orang yang sedang terguling-guling di parkiran mobil diduga dalam keadaan mabuk.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas keamanan tersebut langsung berjalan menuju parkir mobil belakang, dan melihat ada seorang laki-laki yang sedang terguling dalam keadaan mata melotot dan kepala bergerak-gerak penuh noda darah.

Melihat itu, Risko melaporkan temuannya kepada pimpinannya untuk melaporkan ke pihak kepolisian.

Namun tak lama berselang, belum sempat dibawa ke rumah sakit, pria tersebut mengembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian yang mendapati laporan tersebut, menurunkan petugas piket Reskrim dan Inafis Polrestabes Palembang guna melakukan Olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi serta mengevakausi jenazah ke RS Bhayangkara Palembang. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts