Modus Penipuan Mengatasnamakan Bank BRI Marak, Syafrizal Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Kamis, 1 September 2022
Pimpinan Cabang BRI Kota Pagaralam Syafrizal.

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Nasabah diharapkan mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), seiring maraknya penipuan yang meminta nasabah untuk memberikan data transaksi.

Read More

Pimpinan Cabang BRI Kota Pagaralam Syafrizal mengimbau masyarakat khususnya nasabah BRI untuk mewaspadai penipuan dengan modus social engineering yang marak terjadi saat ini.

“Maraknya aksi kejahatan ini, mendorong BRI untuk terus mengajak nasabahnya dan semua pihak selalu mengedepankan kewaspadaan dalam menerima pesan dalam bentuk apapun, dengan tidak terburu-buru percaya dengan ajakan pesan tersebut,” kata Syafrizal saat ditemui Sumselupdate.com, Kamis (1/9/2022).

Pimpinan Cabang BRI Kota Pagaralam Syafrizal (kiri) saat bersama wartawan Sumselupdate.com.

Pihaknya mengimbau agar nasabah lebih berhati-hati serta tidak menginformasikan kerahasiaan data pribadi dan data perbankan (nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, password, dan OTP) kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI.

Syafrizal menjelaskan cara kerja dari social engineering cukup cepat, bahkan kurang dari 5 menit. Pelaku berkomunikasi dengan korbannya melalui telepon maupun layanan pesan singkat maupun chatting.

Pelaku berusaha untuk menipu korban agar memberikan akses terhadap data-data pribadi seperti nomor kartu kredit, PIN, OTP, CVV/CVC, nama ibu kandung, dan data personel lainnya, kemudian saldo di rekening dapat raib.

Setelah memberikan akses data pribadi, pelaku langsung mengambil seluruh data yang diberikan oleh korban sebelum sadar jika dia telah ditipu dan telah memberikan akses terhadap data pribadi kepada orang yang tidak dikenal.

“Serangan social engineering dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti melalui telepon, file yang didownload, pop up palsu, hingga yang paling sering link palsu. Adapun ciri modus social engineering yang marak terjadi saat ini yaitu info perubahan tarif, tawaran menjadi nasabah prioritas, akun sosmed customer service palsu,tawaran menjadi agen Laku Pandai,” ungkapnya.

Syafrizal menambahkan apabila ada informasi yang mencurigakan yang mengatasnamakan Bank BRI, nasabah diharapkan datang langsung ke kantor-kantor Cabang BRI terdekat. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts