Korban Pembacokan Yanto Jobol Ternyata Terlibat Pengeroyokan Feri Datok

Jumat, 4 Februari 2022
Unit Pidum & Tekab 134 Polrestabes Palembang, Jumat (4/2/2022) menjemput korban Ari Saputra

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Kasus pengeroyokan dan pembacokan Never Yansen alias Fery Datok alias Kiyai (49) oleh delapan orang tepat berada di dekat Pendopoan Pendestarian Sungai Sekanak Lambidaro pada Minggu (30/1/2022) sekitar pukul 11.30 WIB lalu, berbuntut panjang.

Read More

Ari Saputra (40) yang merupakan anak buah Cik Rustam yang menjadi korban pembacokaan Yanto Jobol (35) dijemput Unit Pidum & Tekab 134 Polrestabes Palembang di kediamannya di Cinde Welan Palembang pada Jumat (4/2/2022).

Dijemputnya Ari Saputra lantaran mangkir dalam panggilan petugas yang beberapa waktu lalu melapor ke Polrestabes Palembang karena menjadi korban pembacokkan yang dilakukan Yanto Jobol.

“Ari ini beberapa waktu lalu melapor melalui istrinya menjadi korban pembacokan yang dilakukan Yanto. Kita tangkap dia karena ternyata Yanto ini dilaporkan juga oleh Feri Datok karena menjadi korban pembacokkan yang TKP-nya di pintu keluar PIM,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi melalui Kanit Pidum & Tekab 134 AKP Robert P Sihombing saat bertemu dengan awak media di Mapolrestabes Palembang, Jumat (4/2/2022).

Ia menuturkan, sudah menaruh kecurigaan terhadap Ari Saputra karena beberapa hari terakhir saat pemanggilan, sulit untuk datang ke Mapolrestabes Palembang.

Saat dijemput hari ini ternyata Ari Saputra sudah pindah dari Rumah Susun ke kawasan Cinde Welan Palembang.

Hingga kini Ari sedang diperiksa lebih lanjut di Mapolrestabes Palembang dan rencananya akan diserahkan ke Polsek Ilir Barat 1 Palembang.

Sebagaimana diketahui, Never Yansen alias Fery Datok alias Kiyai (49) harus bersimbah darah setelah dikeroyok oleh delapan orang tepat berada di dekat Pendopoan Pendestarian Sungai Sekanak Lambidaro.

Pertumpahan darah dari perebutan lahan parkir ini kurang dari satu Minggu menjelang peresmian Pendestarian Sungai Sekanak Lambidaro.

Aksi pengeroyokan Fery Datok sendiri terekam dalam lensa video yang menyebar di dunia jagat maya.

Dalam rekaman video tersebut menunjukan Fery Datok terkapar bersimbah darah pada Minggu (30/1/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Roy A Tambunan mengatakan, pengeroyokan tersebut terjadi diduga karena adanya perebutan lahan parkir. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts