20 Hektar Sawah Diterjang Banjir, Petani Gagal Panen

Jumat, 21 Januari 2022
Kerusahan lahan petani akibat banjir.

Laporan: A Putra

Lahat, Sumselupdate.com – Luapan sungai Langkap, membuat lebih dari 20 hektar sawah di Desa Pulau Panggung dan Pagar Jati Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat, terdampak banjir, akibatnya puluhan petani mengalami gagal panen padi.

Menurut A Kamil Penjabat Kepala Desa Pulau Panggung Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, luapan air sungai itu mengakibatkan sawah yang siap panen mengalami gagal panen.

“Iya betul, sawah di Desa Pulau Panggung dan Pagar Jati, mengalami kerusakan yang berat. Sebagian besar lahan padi disapu banjir, akibatnya petani gagal panen, karena batang padi terendam banjir,” kata dia, Jumat (21/01/2022).

Kamil menambahkan, pihaknya terlah melaporkan hal itu kepada pemerintah kecamatan dan Kabupaten Lahat, untuk dapat ditindaklanjuti.

“Susah kami laporkan, semoga petani mendapat bantuan dari pemerintah,” ujar dia.

Jok selaku petani di Desa Pulau Panggung Mengaku, bahwa petani mengalami kerugian yang cukup besar, karena padi tidak bisa diselamatkan lagi.

“Masih ada sisa sisa saja yang bisa kami ambil, mungkin sekitar 5 persen nya, itupun dari buah padi yang masih menempel di batangnya. Namun kualitasnya sudah tidak bagus lagi. Kami berharap, hal ini segera mendapat perhatian khusus dari pemerintah,” ujar dia.

Terpisah, Camat Tanjung Sakti Pumi Yefri Kurniawan menuturkan, pihaknya telah mendatangi lokasi banjir, dan mendata kerusakan yang ada.

“Dampak banjir ini, kalau sawah diperkirakan hingga 20 hektar, ada juga saluran irigasi sawah, bendungan di Pagar Jati, pipa PDAM, kerusakan bisa dibilang berat, karena sebagian besar fasilitas itu rusak,” ungkapnya. (**).

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts