Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com — Bela Andrian Praditia (23) menangis saat digiring oleh unit 5 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel karena kedapatan mencuri handphone pedagang nasi di Jalan Radio depan stasiun RRI, Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Selasa (7/9/2021) pagi.
Pemuda ini menangis meminta korban untuk tidak memenjarakannya.
Diketahui korban bernama Nopa Melawati (40). Dikatakan oleh korban, pelaku beraksi memanfaatkan situasi saat dirinya tengah mengambil nasi ke dapur.
“Aku ke belakang, tetangga aku memberitahu kalau dia lihat pelaku mengambil handphone saya. Saya pun teriak minta tolong, “ujarnya kepada awak media saat ditemui di Jatanras Polda Sumsel.
Pelaku pun akhirnya berhasil diamankan warga sekitar dan diserahkan ke Polisi.
Saat dibawa ke ruang pemeriksaan untuk bertemu dengan korban, pelaku pun menangis dan meminta kepada korban untuk memaafkan dan tidak memenjarakannya.
“Bu maaf bu, jangan penjaroin aku bu,” kata pelaku.
Dari keterangannya, pelaku mengatakan saat itu tengah pulang dari salah satu kampus peguruan tinggi swasta di Palembang. Saat mau pulang, pelaku mampir ke warung nasi dan memesan makanan.
“Aku tuh katek niat, tapi pas dio masuk dan ngeliat itu (handphone) aku langsung ngambil dan kabur,”katanya.
Sementara itu, Kanit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Junaidi membenarkan anggotanya mengamankan seorang pemuda yang kedapatan mencuri ponsel milik pedagang nasi di depan stasiun RRI Palembang.
“Pelaku beserta barang bukti satu unit ponsel milik korban sudah diamankan di Polda Sumsel,” singkatnya.
Atas tindakkannya tersebut pelaku terjerat pasal 362 dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun.(**)











