Laporan: Henny Primasari
Inderalaya, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru secara resmi menyerahkan bantuan oksigen konsentrator, tabung oksigen, APD, masker N95, masker bedah, masker anak kepada Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi.
Bantuan tersebut juga diserahkan kepada seluruh kabupaten/kota, namun secara simbolis diberikan untuk lima kabupaten/kota seperti Ogan Ilir, PALI, Muaraenim, OKI. dan Kota Prabumulih, Sabtu (28/8/2021).
Bantuan tersebut merupakan kerja sama antara Pemprov Sumsel, Kemenkes, Yayasan Budha Tza Chi Indonesia, dan SKK Migas.
Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi mengaku bersyukur kabupaten yang dipimpinnya mendapatkan bantuan tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Alhamdulillah Pak Gub Herman Deru sering mendatangi Ogan Ilir. Saat ini alhamdulillah Ogan Ilir berada dalam zona level 3 PPKM, saat ini RSUD Tanjung Senai kapasitas 25 orang untuk pasien Covid-19 hanya terisi lima orang pasien, kami juga menyediakan rumah isolasi mandiri namun alhamdulillah belum ada yang menghuni. Peredaran virus Covid-19 menurun dari hari ke hari,” kata suami Mikhailia Tikha Alamsjah ini.
Menurutnya bantuan ini memudahkannya untuk mencegah dan menjaga stok oksigen dan APD yang ada di RSUD Tanjung Senai.
“Insya Allah Selasa nanti akan memulai sekolah tatap muka mulai SD maupun SMP semoga tidak ada penyekatan lagi. Karena virus ini menghambat aktivitas masyarakat. Kami juga berharap Pak Gubernur memberikan bantuan oksigen central untuk RSUD Tanjung Senai, guna memudahkan pasien untuk berobat,” kata putra bungsu Wagub Sumsel H Mawardi Yahya.
Gubernur Sumsel H Herman Deru saat ini mengatakan angka penyebaran virus corona cenderung menurun, namun harus tetap waspada.
Ia mengingatkan masyarakat harus disiplin menggunakan masker dan melakukan vaksin.
“Karena itu untuk mencegah penyebarannya menggunakan vaksin, maka dari itu vaksin harus dibagi proposional. Karena nyawa adalah prioritas dan tidak terkecuali. Di suasana seperti ini, Pemprov Sumsel mengkoordinasikan dengan kabupaten kota agar satu suara di dalam pencegahan dan penanganan penyebaran virus Covid-19. Jadi kedepan kita juga harus melakukan persiapan matang untuk melakukan sekolah tatap muka. Saya juga mengapresiasi kinerja seluruh nakes, namun tetap saya ingatkan jangan lalai meskipun Sumsel tidak lagi zona merah,” ujarnya.
Kadinkes Sumsel Lesti Nuranini mengatakan bantuan berupa oksigen 175 unit, masker bedah, masker N95 dan masker anak berupa masker kain, APD dan bantuan SKK Migas berupa iso tank trailer dan tabung gas.
“Walaupun saat ini kasus Covid-19 sudah menurun. Namun kita jangan lengah, bantuan ini akan diberikan untuk seluruh kabupaten/kota yang diberikan kepada rumah sakit agar seluruhnya bisa memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” katanya. (**)











