Laporan : Marwan Ashari
Muratara, Sumselupdate.com – Diduga terjebak air hujan saat menambang emas di kedalaman 25 meter, dua warga Desa Karang Anyar, Kecamatan, Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ditemukan tewas.
Nasriyanto (35) dan Hendi (20) ditemukan setelah 2×24 jam dilakukan penyedotan air di lokasi penambangan di Ulu Sipah, Desa Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun, Kabupaten Surulangun, Provinsi Jambi, Rabu (27/1/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat ini kedua korban sudah di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat, Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.
Dikatakan adik kandung korban, Aan Ardi (30), jika ia bersama keluarga sangat terkejut saat mendapatkan informasi meninggalnya sang kakak.
“Setelah mendapat imformasi, kami berangkat menuju lokasi Ulu Sipah, Desa Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun, Kabupaten Surulangun, Provinsi Jambi,”jelasnya.
Setelah tiba di lokasi. Masyarakat sudah menyedot air yang ada di dalam lobang tempat kedua korban. Sekitar 2×24 jam kedua korban baru berhasil ditemukan, Rabu (27/1/2021). Setelah evakuasi sekitar pukul 20.00 WIB korban langsung dibawa ke rumah duka.
“Kakak meninggalkan dunia dengan meninggalkan dua orang anak,” ucapnya.
Hal senada dikatakan, Kades Karang Anyar, Amir, bahwa dua warganya tewas diduga terjebak did alam lobang tempat penggalian emas.
“Benar. Kami mendapat impormasi bahwa kedua warganya tewas diduga terjebak saat menambang emas,” pungkasnya. (**)











