Palembang, Sumselupdate.com –Perhimpunan Hotel, Restorant Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan melarang pengusaha hotel menaikan harga kepada tamu selama berlangsungnya Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016 nanti.
Ketua PHRI Sumsel Herlan Aspiudin di Pemprov Sumsel, Rabu (3/3), mengatakan, larangan ini sudah disampaikan pada minggu kemarin kepada pengusaha hotel.
“Jangan ini dijadikan aji mumpung. Begitu ada event harga dinaikan begitu saja. Akibatnya, orang kapok datang ke Palembang lagi,” tegasnya.
Menurut dia, pengunjung lebih memilih datang ke Palembang karena awan cukup tipis saat berlangsungnya GMT, jika dibandingkan dengan Ambon yang lebih dekat dengan Palu.
Untuk awan tipis ini, menurut Herlan, ada empat kota, yakniBengkulu, Palembang, Palangkaraya dan Palu.
“Nah dari 4 kota besar tadi. Itu, Belitung tidak masuk dalam segi kesiapan, “ urainya.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Hotel Swarna Dwipa Augie Bunyamin mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 8.500 kamar mulai dari non bintang sampai bintang lima.
Karena, sejauh ini sudah ada sekitar 400 kamar yang sudah dipesan para tamu dari berbagai kota di Indonesia, di antaranya Jakarta dan Ambon. (zul)











