Laporan Novrico Saputra
Pagaralam,Sumaelupdate.com – Kelangkaan gas LPG 3 Kg di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan sampai saat ini masih terjadi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam dari lintas instansi telah menggelar rapat kordinasi bersama Hiswana Migas Pagaralam terkait langkanya gas subsidi untuk masyarakat miskin itu.
Langkanya isi tabung gas 3 Kg membuat warga harus mencari solusi lain agar bisa memasak. Pasalnya jika hanya bergantung dengan gas melon tersebut sangat sulit didapat baik di tingkat pengecer, agen, dan pangkalan.
Sulitnya mendapatkan gas 3 kg ini membuat beberapa warga Pagaralam harus kembali menggunakan kayu bakar untuk memasak.
Hal ini terpaksa dilakukan karena bahan bakar lain seperti minyak tanah juga sulit didapat saat ini.
Yurima (60), salah satu ibu rumah tangga warga Pagaralam terkategori warga kurang mampu terpaksa harus kembali memasak menggunakan kayu bakar sejak terjadi kelangkaan gas subsidi 3 kilogram.
Dirinya terpaksa menggunakan kayu bakar yang diambil dari kebun kopinya agar dapat terus memasak kebutuhan sehari-hari.
“Sudah keliling warung ke warung cari gas melon tapi semuanya kosong. Jadi saya terpaksa masak pakai kayu bakar untuk memasak,” ujarnya.
Menanggapi langkanya gas elpiji subsidi 3 kilogram, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi atau disebut Hiswana Migas membantah terjadinya kelangkaan, pasalnya, penyaluran selama ini berjalan normal.
“Jadi kalau kami jawab, kelangkaan itu tidak ada, karena setiap penyalurannya berjalan normal,” kata Juru Bicara Hiswana Migas Kota Pagatalam, Dian lewat wawancaranya kepada Sumselupdate.com via WhatsApp.
Hanya saja, pihaknya melihat dinamika yang terjadi, pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi akan kebutuhan elpiji. Dan ini sangat signifikan.
Dikatakan Dian, adanya pergeseran-pergeseran inilah yang menyebabkan, sekarang elpiji dianggap tidak mencukupi lagi permintaan masyarakat terhadap kuota yang ada.
“Di antaranya, ramainya oknum pedagang-pedagang nakal yang menjual gas ke daerah luar Pagaralam,” ujarnya.
Menurut Dian, penyebab kelangkaan gas 3 Kg di Pagaralam diduga efek dari adanya kelangkaan gas 3 kg di kabupaten/kota tetangga.
“Kami akan terus memantau penyebab hal ini. Karena kami menduga ada oknum yang bermain atas kejadian ini,” tegasnya. (**)











