Laporan: Armiziwadi
Baturaja, Sumselupdate.com-Keberadaan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD), merupakan elemen penting dari organisasi keagamaan umat Katolik di Indonesia. Terutama dalam mendukung pemerintah membangun bangsa dan negara dengan bingkai Kebhinekaan.
Demikian disampaikan Asisten I Setda Kabupaten OKU Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Slamet Riyadi, MSi, saat menghadiri launching LP3KD di Balai Pertemuan Gedung Serbaguna Tegal Arum Sepancar Lawang Kulon, Jumat (18/9/2020).
“Pemerintah daerah dan LP3KD harus dapat menunjukkan kepedulian terhadap penguatan semangat kebersamaan dan kebangsaan, guna membangun landasan ketahanan nasional,” pesan Slamet Riyadi.
Selain itu, untuk membangkitkan kokohnya persatuan dan kerukunan bangsa dalam bingkai satu tujuan bersama, kiranya semua dapat menata semangat toleransi antarumat beragama, spirit kebangsaan untuk terus memperkokoh Kebhinekaan dalam kesatuan, bersatu dalam keanekaragaman suku, budaya, etnis, dan agama yang dipersatukan oleh nilai-nilai Pancasila dengan menghargai setiap perbedaan guna memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Melalui forum LP3KD ini pemerintah daerah mengapresiasi umat Katolik dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah di Kabupaten OKU selama ini,” tegasnya.
Ketua LP3KD OKU Yusuf Sofian, SPd, mengatakan, terbentuknya LP3KD OKU tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbub) OKU Nomor 400/356/KPTS/VIII/2019. Keberadaan LP3KD OKU juga berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 35 tahun 2016 tentang pembentukan LP3KN, yang launching perdana di Kota Ambon bersamaan dengan penyelenggaraan lomba Pesparani tingkat nasional yang pertama.
“Untuk LP3KD Sumsel terbentuk berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 tahun 2017 bersamaan dengan penyelenggaraan Pesparani pertama tingkat Provinsi yang dibuka oleh Gubernur Sumsel Herman Deru yang diikuti juga oleh LP3KD OKU,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, terselenggaranya Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) secara virtual tahun 2020, melalui dukungan dan support dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU.
“Melalui Pesparani ini, LP3KD OKU ingin mengangkat nama baik Kabupaten OKU melalui lomba olah vokal seni dan budaya, sebagai bentuk implementasi di tengah keberagaman agama di Kabupaten OKU,” tandasnya.
Dia mengharapkan Pemkab OKU dapat bekerjasama dalam pembangunan wisata di Desa Tegal Arum, dengan memanfaatkan bendungan yang cukup luas, ditambah alam Desa Tegal Arum yang asri, serta didukung oleh kelompok ekonomi kreatif dan agrobisnis dalam pengembangan tempat wisata.
“Kami kepengurusan LP3KD OKU mengucapkan terima kasih kepada Pemkab OKU atas kepedulian dan bantuan kendaraan berupa mobil operasional untuk kegiatan keagamaan,” tutup dia. (**)











