Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Sebagian besar penduduk dunia kini sedang melakukan physical distancing atau jaga jarak aman untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19.
Para pekerja dan murid sekolah bahkan mahasiswa pun diminta untuk bekerja dan belajar dari rumah atau work from home.
Sementara pelajar harus belajar dari rumah memanfaatkan jaringan internet dan melakukan segala hal serba virtual.
Ternyata, perubahan gaya kerja dan sekolah ini berdampak pada peningkatan permintaan laptop dan perangkat pendukung lain, termasuk internet hingga handphone.
Padahal, beberapa pabrikan laptop dan komponennya memprediksi penurunan permintaan akibat lesunya ekonomi global sebagai dampak pandemi virus Corona.
Namun, permintaan pembeli rupanya meningkat berkat aturan kerja dan belajar dari rumah.
Di setiap toko yang menjual alat pendukung internet, pabrikan laptop dan handphone, mengaku banyak mendapat permintaan.
Ferdi Sevrano, salah satu pelaku usaha mengaku, penjualan laptop dan handphone android di tokonya mengalami kenaikan 80 persen.
Selain laptop, menurut Ferdi, terjadi peningkatan permintaan untuk sejumlah perangkat pendukung kerja dan belajar dari rumah.
“Lebih banyak orang yang bekerja dan belajar dari rumah selama pandemi, ada peningkatan permintaan laptop dan handphone artinya omset pendapatan kami juga naik,” ujar Ferdi sembari tertawa (**)











