Palembang Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Selasa, 30 Juni 2020
Covid-19 di Sumsel.

Palembang, Sumselupdate.com – Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 nasional, Kota Palembang kembali menunjukkan perubahan zona menjadi merah.

Padahal pada 15 Juni lalu, Walikota Palembang Harnojoyo telah menyatakan wilayah berstatus zona orange dengan tingkat risiko sedang.

Read More

Terkait perubahan zona merah ini, Juru Bicara (Jubir) Covid-19 di Palembang, Yudhi Setiawan, Selasa (30/6/2020), mengatakan, saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang tengah melakukan perhitungan skor ulang.

“Sedang kita hitung dan bandingkan (antara daerah dan nasional). Data itu memang biasa dihitung per dua minggu sekali. Masa perhitungan terakhir kami sampai tanggal 27 Juni kemarin,” ujarnya.

Sebelumnya, penilaian skor tingkat risiko wilayah dihitung berdasarkan kategori kenaikan kasus. Palembang.

Sumber Data Kemenkes RI.

 

Ketika zona orange mendapati skor akumulasi rata-rata di angka 1,95 persen, atau meningkat 0,05 persen dari skor awal zona merah pertama diangka 1,8 persen.

Secara umum, perubahan warna zona dengan tingkat risiko dapat memicu transmisi lokal hingga imported case secara cepat.

Sehingga Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 harus memantau potensi klaster baru dan mengontrol pergerakan melalui testing dan tracing yang agresif.

Yudhi menerangkan, dengan kondisi sekarang, pihaknya pun tak menampik jika nantinya akan ada penambahan klaater generasi ketiga lantaran kesadaran masyarakat mulai turun untuk menerapkan protokol kesehatan. Terlebih aktivitas sosial berangsur normal dan kembali aktif.

“Untuk itu kita imbau pada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Di sini juga peran aktif dari gugus tugas kecamatan sangat diperlukan untuk mengawal kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan selama pandemi,” tandas dia.

Sebagai informasi, penilaian zona daerah terjadi melalui perhitungan evaluasi dari 15 indikator utama meliputi kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, dua indikator surveilans kesehatan masyarakat, dan dua indikator pelayanan kesehatan. (ron)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts