Lepas Keberangkatan, Gubernur Beri Sangu Ratusan Mahasiswa Unida dan Santri Pondok Gontor Asal Sumsel

Sabtu, 20 Juni 2020
Gubernur Sumsel H Herman Deru melepas secara resmi keberangkatan mahasiswa Universitas Darussalam dan santri serta santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor asal Sumsel ke Provinsi Jawa Timur di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sabtu (20/6/2020).

Laporan Edwar Heryadi

Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru secara resmi melepas mahasiswa Universitas Darussalam (Unida) dan santri serta santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor asal Sumsel ke Provinsi Jawa Timur.

Read More

Proses pelepasan sekaligus pemberangkatan 336 mahasiswa Unida dan santri serta santriwati Pondok Gontor ini dipusatkan di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sabtu (20/6/2020).

Gubernur Sumsel H Herman Deru menyampaikan kata sambutan.

 

Acara pelepasan ini dihadiri Ketua Dewan Pembina Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Sumsel, pemilik wisata religi Alquran Raksasa, Sofwatillah Mohzaib, pejabat lainnya serta ratusan orangtua wali.

Sebelum acara sambutan dimulai, Gubernur Sumsel H Herman Deru diangkat sebagai anggota kehormatan IKPM Sumsel.

Gubernur Sumsel H Herman Deru berfoto bersama dengan pengurus IKPM Cabang Sumsel.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, para mahasiwa Unida dan santri serta santriwati patut bersyukur karena bisa menimba pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Herman Deru mengatakan, tidak semua orang dapat menempuh pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Menurutnya, keunggulan dari santri dan santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor tidak tampil dengan atribut-atribut tertentu.

Orang tua wali santri melepas keberangkatan anaknya.

 

Namun bisa tampil kekinian tanpa melanggar syariat Islam dengan nilai-nilai plus yang ada di dalam diri seorang santri dan satriwati itu.

“Saya bangga kepada orang tua wali yang telah menitipkan anak-anaknya untuk digembleng di Pondok Modern Darussalam Gontor yang dikenal berpihak dengan semua golongan dan selalu menanamkan ilmu keagamaan tanpa meninggalkan ilmu keduniawian,” kata Deru.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumsel memberikan ‘sangu’ atau bekal kepada seluruh mahasiswa Unida dan santri serta santriwati.

“Sangu tak seberapa ini untuk membeli minuman atau snack di jalan nanti untuk ustad dan ustadzah maupun adik-adik santri serta santriwati di jalan nanti,” kata Herman Deru.

Mahasiswa Universitas Darussalam dan santri serta santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor asal Sumsel.

 

Sementara itu, Ketua IKPM Gontor Cabang Sumsel, Ustadz Hendrawan M Ilyas, SKom mengatakan, pemberangkatan mahasiswa Unnida dan satri dan satriwati Pondok Modern Darussalam Gontor asal Sumsel ini merupakan gelombang kedua.

Di mana untuk hari ini sebanyak 336 mahasiswa Unida dan santri serta santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor ini diangkut menggunakan sembilan bus dengan didampingi sembilan pembimbing dari IKPM Cabang Sumsel.

Sebelumnya, kata Hendrawan pada Senin (15/6) lalu sudah diberangkatkan 310 calon pelajar, siswa kelas 5, dan mahasiswa/i Unida diberangkatkan menuju Pondok Modern Darussalam Gontor menggunakan delapan bus.

Sebelum diberangkatkan, para capel, siswa, mahasiswa Unida asal Sumsel ini mengikuti protokol kesehatan yakni harus bermasker, menjaga jarak, dan mengantungi surat kesehatan.

Ratusan capel yang mengikuti tes masuk di Pondok Modern Darussalam Gontor dari Bimbel Moba La-tansa.

 

Sebagaimana diketahui, selain IKPM Sumsel, ada 111 calon pelajar (capel) yang mengikuti tes masuk di Pondok Modern Darussalam Gontor. Ratusan capel ini berangkat melalui Bimbingan Belajar (Bimbel) Moba La-tansa.

Ratusan capel Pondok Modern Darussalam Gontor itu didampingi lima pendamping dari Bimbel Moba La-tansa.

Pemberangkatan sudah dilakukan pada Kamis (18/6) lalu dengan menggunakan pesawat Expres Air dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Sebelum berangkat, ratusan capel dan tiga orang siswa kelas 3 Pondok Modern Darussalam Gontor asal Sumsel itu mengikuti rapid test di Rumah Sehat Jakabaring Palembang, Selasa (16/6).

Rapid test ini merupakan rangkaian prosedur tetap (protap) maskapai tiga hari sebelum pemberangkatan ke Pondok Modern Darussalam Gontor. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts