Karyawan PT MHP Tewas Tergantung di Dalam Kamar, Warga Talang Nanas PALI Gempar

Rabu, 1 April 2020
Jasad Zulkipli saat dimandikan di rumah duka di Talang Nanas, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sumsel, Rabu (1/4/2020) sore.

PALI, Sumselupdate.com Warga Talang Nanas, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendadak gempar.

Ini menyusul telah ditemukan jasad Zulkipli (50), karyawan PT Musi Hutan Persada (MHP) tergantung tak bernyawa di dalam kamar rumahnya, Rabu (1/4/2020) siang.

Read More

“Saya tahunya sekitar jam 12-an, jasad ditemukan tergantung dengan tali,” ungkap Haryono (35), salah seorang warga saat ditemui Sumselupdate.com di rumah duka.

Setelah ditemukan, jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten PALI untuk dilakukan visum. Setelah itu, jenazah ayah lima anak ini langsung dibawa ke rumah duka.

“Setelah dari RSUD dimandikan terus dikafankan Dan dishalatkan. Rencananya akan dimakamkan di PAL 3 Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ,” tambahnya seraya mengatakan almarhum meninggalkan satu orang istri dan lima orang anak.

Haryono mengatakan, almarhum Zulkifli yang memiliki seorang istri dan lima anak ini kesehariannya sosok yang pendiam. “Zulkifli sosok pendiam, sedikit tertutup,” tukasnya.

Sementara itu, Syarifudin tetangga korban mengaku bahwa di rumah tersebut ada anak dan istri.

“Dalam rumah itu ada anak dan istri korban. Tetapi mungkin tidak diketahui, karena kejadian di dalam kamar tidur,” ungkap Syarifudin.

Diakui Syarifuidin bahwa warga pun langsung menghubungi polisi.  “Kemudian datang polisi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi melalui Kanit Pidum Ipda Arjuan bahwa saat ini polisi telah melakukan olah TKP.

“Korban diduga bunuh diri, untuk penyebab nekatnya korban masih kita selidiki. Tapi untuk kepastian apakah bunuh diri atau tidak, kita masih menunggu hasil dokter yang melakukan visum terhadap korban di RSUD Talang Ubi,” terang Arjuan. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts