Kembangkan Pendidikan, Ponpes Nurul Huda Bakal Pelopori Pendirian Universitas di OKU Timur

Senin, 16 Maret 2020
Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda menerima kunjungan Pemimpin Umum Sumselupdate.com, Solehun, M. Pd. di Kantor Yayasan, Minggu (15/3/2020)

Martapura, sumselupdate.com – Pondok pesantren (Ponpes) Nurul Huda yang terletak di Desa Sukaraja Kecamatan Buaymadang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan termasuk salah satu ponpes yang berkembang cukup pesat. Berbekal pengalaman panjang dan komitmennya yang kuat dalam dunia pendidikan, ponpes ini pun tengah bersiap mempelopori pendirian universitas di kabupaten ini.

Hal tersebut dikemukakan Pimpinan Yayasan Ponpes Nurul Huda H. M. Tasdiq, M.Pd.I kepada Pemimpin Umum Sumselupdate.com, Solehun, M. Pd. yang berkunjung di kantor yayasannya yang terletak di Desa Sukaraja, Buaymadang, Minggu (15/3/2020).

Read More

“Ponpes Nurul Huda akan terus hadir dan terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi umat. Salah satunya akan kita wujudkan dengan pengembangan dan pengalihan status dari STKIP Nurul Huda menjadi Universitas Nurul Huda,” ujar Tasdiq yang dalam kesempatan itu didampingi Dewan Pengawas Sirojul Muntolib, M. Pd.I dan pengurus yayasan lainnya diantaranya H. Muhammad Muntholib, M. Pd.I, H. Suryanto, S.Pd.I dan Hj. Yuliati, S.Ag.

Lebih lanjut Tasdiq menjelaskan, pengembangan STKIP menjadi Universitas Nurul Huda tersebut tak terlepas dari perkembangan kebutuhan masyarakat khususnya di OKU Timur terhadap pendidikan. Sebagai contoh, di samping membutuhkan jurusan ilmu pendidikan yang selama ini menjadi konsentrasi STKIP ternyata masyarakat di sini juga membutuhkan jurusan lain seperti teknologi pertanian, peternakan, dan farmasi.

“Intinya Universitas Nurul Huda nanti akan memiliki fakultas dan jurusan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Kita mohon doa dan dukungan semua pihak agar universitas ini segera terwujud dan tahun akademik 2021 nanti sudah bisa dimulai perkuliahan. Jika terwujud, ini akan menjadi sejarah sekaligus menjadi pelopor pendirian universitas oleh pondok pesantren di daerah ini,” tegas alumni pertama Ponpes Nurul Huda tahun 1984 ini.

Salah satu gedung belajar Yayasan Ponpes Nurul Huda, Sukaraja

Disinggung mengenai persiapan, Dewan Pengawas Sirojul Muntolib menambahkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari proses perizinan, persyaratan akademik, penyiapan lahan, dan sarana prasarana yang dibutuhkan.

“Mengenai lokasi kita siapkan dua lokasi antara di Martapura dan di Belitang. Kita juga sudah mulai mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam pembangunan sarana dan prasarana”, ujar Suryanto turut menambahkan.

Sementara Hj. Yuliati, S.Ag. mengaku pihaknya sudah siap secara akademis terkait pendirian Universitas Nurul Huda. Dengan bekal pengalaman puluhan tahun mengelola STKIP, hal itu menjadi modal berharga untuk mengelola sebuah universitas.

“Saat ini STKIP memiliki tenaga kualifikasi doktor (S3) 5 orang, dan yang sedang dalam proses penyelesaian pendidikan doktor sebanyak 10 orang. Semua ini akan sangat membantu jika nanti STKIP berubah menjadi universitas, selain tentunya kita akan merekrut tenaga dosen yang kualifikasinya dibutuhkan tetapi belum kita miliki”, jelasnya.

Soal calon mahasiswa, dia juga optimis tidak mengalami kesulitan. Sebab, berkaca pada STKIP Nurul Huda, saat ini jumlah mahasiswanya mendekati dua ribu orang. Terlebih Ponpes Nurul Huda juga memiliki pendidikan menengah berupa MA, SMK, dan SMA Terpadu yang lulusannya secara otomatis sangat potensial menjadi calon mahasiswa Universitas Nurul Huda. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts