Kebakaran di Kertapati, Dua Penghuni Ikut Terpanggang

Rabu, 15 Januari 2020
Jasad dua korban kebakaran di RS Bhayangkara Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Kebakaran rumah semi permanen di Jalan Ki Merogan, Lorong Wijaya 7, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang menelan korban jiwa, Rabu (15/1/2020) sekitar pukul 03.00 dinihari tadi.

Atas kejadian ini nyawa dua penghuni rumah, yakni Hari Handoko (27) dan Puji Arianti (30) tidak terselamatkan. Kedua korban yang diduga menderita keterbelakangan mental ini tewas dalam kebakaran rumah tersebut.

Read More

Kapolsek Kertapati AKP Polin Eterna Agustinus membenarkan adanya kejadian kebakaran yang mengakibatkan satu rumah semi permanen hangus terbakar. “Tidak hanya itu, dari data yang didapat, kebakaran itu menelan korban,” ujarnya.

Sedangkan orang tua korban yakni Nurdin (53) dan Nurhayati (48) bersama satu anaknya yang lain, Mustakim (20) selamat. “Orangtua korban bersama satu anaknya selamat, sedangkan kedua jenazah kakak beradik tersebut dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum,” ujarnya.

Sementara itu Nurdin, pemilik rumah mengatakan, ia bersama istrinya, Nurhayati dan ketiga anaknya sedang tertidur pulas. Tiba-tiba ia terjaga dan menyaksikan api sudah membakar rumah semi permanen miliknya.

“Saya menduga ini karena korsleting. Saya hanya melihat api sudah membesar sangat bangun dan langsung menyelamatkan diri,” kata Nurdin saat disambangi di kediamannya.

Nurdin bersama istri dan seorang anaknya langsung keluar dari rumah dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Ia bahkan mengaku tidak mampu menyelamatkan kedua anaknya yang masih tertidur di rumah karena kobaran api yang begitu besar.

“Saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan kedua anak saya di dalam karena api itu sudah berkobar di seluruh rumah. Saya bingung mau masuk lewat mana,” ungkapnya.

Sekitar satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan. Dua orang yang masih di dalam, Puji Ariantini (27) dan Hari Andoko (24) tewas terpanggang api. Sementara Nurdin beserta istri dan putranya selamat. “Anak saya dua orang meninggal dunia. Harta benda kami semua habis,” tutupnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts