Palembang, Sumselupdate.com – Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Kota Palembang, Jumat (6/12/2019). Aksi ini untuk menyuarakan pembubaran PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) yang diangap telah merugikan anggaran Kota Palembang.
Ketua Gencar, Charma Afrianto mengatakan bahwa tujuan mendatangi DPRD Palembang untuk menanyakan dan mendesak dewan untuk segera memanggil Walikota dan semua stakeholder terkait mengenai pelaksanaan PT SP2J.
“PT SP2J ini didirikan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2006, tujuan utama adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan. Dalam perjalanannya (dari 2006-2016) PT SP2J telah mendapat bantuan dana segar/subsidi dari pemerintah yang bersumber dari APBD dengan total selama 10 tahun mencapai Rp257 miliar,” ujarnya.
Ditambahkanya, dari data tersebut sudah terlihat adanya indikasi pelanggaran dan hingga saat ini pendapatan bagi Pemkot tidak sesuai. Karena berdasarkan Permendagri Nomor 52 tahun 2012, penyertaan modal pemerintah daerah hanya untuk PD, sedangkan PT hanya modal awal.
“Untuk selanjutnya berupa pinjaman dari PT kepada pemerintah dan harus dikembalikan. Dari ketentuan itu saja terlihat sudah terlihat melanggar operasional dan tidak konsisten dengan tujuan utamanya,” katanya.
Tidak hanya itu, pihaknya memberikan tenggang waktu selama tujuh hari kerja untuk para wakil rakyat mengusut kasus ini. “Jika tidak ada tanggapan atau action untuk memanggil pihak terkait, maka akan ada proses ke Kejaksaan Tinggi dan BPKP untuk segera diperiksa,” tutupnya. (syd)











