Kayuagung, Sumselupdate.com – Seringnya terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas) di depan gerbang pintu exit tol Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) OKI bersama Satlantas Polres OKI, dan pihak Waskita Karya serta Hutama Karya (HK) melakukan pertemuan.
Dalam kesempatan mereka langsung meninjau lokasi yang terjadi kecelakaan lalulintas antara mobil yang mengangkut jenazah jenis ambulance merek Suzuki APV dan sepeda motor Yamaha Mio Suol BG 2540 KAB yang dikemudikan pengendara ojek bernama Rusdi Efendi (54).
“Ya, untuk saat ini, kita masih terfokus di titik simpang Desa Celikah, mengingat seringnya kecelakaan lalulintas di tempat ini. Lakalantas ini di lokasi ini lebih kurang enam kali. Karena korban sudah cukup banyak maka Dishub, Satlantas, Waskita dan HK bersepakat untuk memasang rambu-rambu atau imbauan-imbauan yang bisa diperhatikan oleh setiap pengemudi yang melintas,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) OKI, Antonio Ramadhon, SSos, MSi saat diwawancari, Kamis (28/11/2019).
Kadishub OKI juga meminta kepada pihak kontraktor agar traffic light (lampu lalulintas –red) yang telah ada di persimpangan Desa Celikah ini agar segera difungsikan.
Begitu pun dengan rambu-rambu di sepanjang jalan tol yang merupakan tanggung jawab pihak pengelola dalam hal ini Waskita atau HK.
“Oleh sebab itu, kami mengimbau agar pihak HK dan Waskita segera memasang rambu-rambu tersebut, sehingga pengendara dapat melihat situasi dan kondisi di simpang Celikah Kayuagung ini. Kita berharap kecelakaan lalulintas seperti yang terjadi kemarin, tidak terulang lagi,” tegas Antonio Ramadhon.
Senada dengan Kasat Lantas Polres OKI, AKP Amalia Kartika menjelaskan, pertemuan ini dilaksanakan setelah beroperasinya Jalan Tol Terbanggi-Kayuagung.
“Di sini kita melihat posisinya di persimpangan. Jadi untuk pengaturan dan terkait rambu-rambu mengantisipasi terjadi kecelakaan lalulintas. Oleh sebab itu, kita minta dipasangkan imbauan peringatan terlebih dahulu. Lalu penempatan petugas dari Dishub, Satlantas dan pihak Waskita. Dan pemasangan rambu-rambu. Juga garis kejut yang dapat memperlambat kendaraan dari arah persimpangan,” jelasnya.
Kasat Lantas Polres OKI juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendaraan. Lalu, patuhi rambu-rambu yang ada.
Apalagi khususnya di setiap persimpangan kendaraan bermotor agar dapat mengurangi kecepatan meskipun rambu-rambunya belum aktif, namun ada aimbauan-imbauan untuk diperhatikan. “Hal ini sangat penting, demi keselamatan pengendara itu sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Slamet selaku Manajer HC Waskita Sriwijaya Tol, khusus Tol Kayuagung-Palembang mengungkapkan pihaknya akan siap melaksanakan pemasangan marka kejut, penambahan pemasangan rambu peringatan, penambahan pengaturan lalulintas, di samping dibantu dari Dishub OKI dan Satlantas Polres OKI, dan tenaga opersional tol sendiri.
“Besok kita langsung mulai laksanakan. Dan garis kejut ini akan dibuat dua sisi. Sebab saat ini ada rambu namun belum berfungsi makanya kita buat hal demikian,” katanya. (ban)











