Martapura, sumselupdate.com – Warga kota Martapura selama dua hari terakhir ini mengalami kesulitan air. Pasalnya air PDAM Way Komering yang menjadi andalan masyarakat mengalami kerusakan.
Tak ayal, warga pun terpaksa menggunakan air galon bahkan pergi ke sungai untuk melakukan aktivitas mandi dan mencuci pakaian.
Dituturkan Sri (62), warga desa Kotabaru Martapura mengungkapkan, air PDAM tidak mengalir sejak Senin hingga hari ini.
Akibatnya, dirinya beserta keluarga terpaksa membatasi penggunaan air dan membeli air galon isi ulang untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga.
“Dari Senin mas, sempat hidup tapi kecil dan cuma sebentar. Kalau hari ini (Selasa) sama sekali tidak hidup. Susah juga kalau seperti ini, terpaksa mengungsi ke rumah keluarga yang pakai sumur”, jelasnya, (24/9/2019).
Sementara, saat dikonfirmasi dikantor PDAM Way Komering, Direktur PDAM Way Komering OKU Timur, Sorimuda membenarkan perihal tersebut. Bahkan dirinya telah memanggil teknisi untuk memperbaiki kerusakan yang dialami.
“Ada kerusakan di bagian Panel dan saat ini sedang proses perbaikan. Kita upayakan hari ini selesai agar air segera mengalir”, jelasnya.
Kondisi debit air yang saat ini turun akibat kemarau juga mempengaruhi debit air yang disalurkan ke masyarakat. Namun, pihak PDAM telah melakukan pemindahan mesin pompa ketempat yang lebih dalam.
“Mesin pompa sudah dirangkai dan dipindahkan ke dalam sungai karena debit air yg kecil sehingga tidak masuk kedalam area mesin. Untuk mesin kita gunakan satu mesin utama dan dua mesin cadangan,” pungkasnya. (mat)











