Palembang, Sumselupdate.com – Sampai saat ini Satuan Reskrim Polresta Palembang terus menyelidiki pelaku penembakan disertai perampasan sepeda motor di Jalan Yusuf Singadekane, Musi II Palembang, pada Kamis (5/9) dinihari.
Kedua korban yakni Leni Rosita (35) warga Rusun Blok 27A Lantai 3, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil dan Agus Surya (50) warga Dusun III, Kelurahan Sungai Buaya, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir masih dalam perawatan di RSUD Palembang BARI karena dikeroyok dan dipukuli enam perampok. Bukan itu saja, mereka ini nyaris tewas, setelah beberapa kali tembakan diletuskan dari para pelaku.
“Kita belum bisa bicara banyak tentang peristiwa ini, apakah ini korban begal, perampokan atau pengeroyokan. Yang pasti, kami masih selidiki dan memperdalam dengan mengumpulkan keterangan para saksi. Kedua korban masih dirawat, belum bisa diambil keterangan. Kita juga masih menunggu laporan resmi keluarga korban,” ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Iptu Tohirin.
Dikatakan Tohirin, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung cek lokasi dan lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).
“Anggota kita masih di lapangan untuk mengumpulkan keterangan para saksi. Sementara, anggota piket fungsi, Kepala SPKT Ipda Herison dan Tim Identifikasi pimpinan Ipda Agus Wijaya melakukan identifikasi kedua korban,” paparnya.
Kejadian naas yang menimpa kedua sejoli ini berawal saat melintas di Jalan Singadekane Musi II Palembang. Ditengah perjalanan, enam pelaku memepet dan menendang sepeda motor yang dikendarai kedua korban.
Ketika kedua korban berusaha bangkit, keenam pelaku memukuli korban Agus, sedangkan pelaku lain merampas tas yang dibawa korban Leni. Usaha perlawanan Leni berhasil mempertahankan tas bawaannya, namun dirinya harus mengalami dua luka tembak di paha kirinya, setelah rombongan penjahat ini beraksi.
“Pelakunya enam orang, lima lelaki dan satu perempuan. Mereka menggunakan dua motor NMAX atau PCX warna putih. Kawanan ini membawa sepeda motor saya dan memukuli kami hingga begini. Pelakunya orang sinilah pak, saya tidak tahu kenapa bisa begini,” ujar Agus.
Disinggung mengenai hubungannya dengan korban Leni, Agus menjelaskan antara dirinya dan Leni masih berstatus pacaran.
“Saya menjemput dia ke Sungai Buaya. Lalu, kami mampir ke kos di Jalan Naskah. Setelah itu kami menuju Kafe Indah 3 di Jalan Soekarno Hatta lewat Musi II. Pelaku membuntuti kami, ketika kami keluar kos, saat di Musi II mereka memukuli dan menembak Leni,” tambahnya.
Sementara itu korban Leni mengatakan, sepeda motor Agus dirampas pelaku. “Motor Agus dibawa mereka . Bukan itu saja, kami juga sempat tarik-tarikan tas, karena saya mencoba mempertahankan, mereka menembak paha kiri saya,” jelasnya. (tra)











