PALI, Sumselupdate.com – Pekerjaan perbaikan jalan lintas PALI-Muba yang masuk wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan dikerjakan Pemerintah Provinsi Sumsel dikeluhkan warga karena dinilai lamban serta lubang-lubang yang menganga mengganggu kenyamanan dan keamanan pengendara.
Seperti dikeluhkan Hendra, salah satu petani karet yang setiap hari melalui jalan lintas tersebut. Dirinya mengaku bahwa perbaikan jalan tersebut memang tahap pengerjaan dengan tampal sulam, namun bekas kerukan di tengah jalan yang menjadi lubang seyogyanya langsung ditampal, malah dibiarkan berhari-hari.
“Ada yang sudah hampir satu bulan lubang yang dibuat pekerja dibiarkan. Ini tentu mengganggu dan mengintai keselamatan pengendara,” kata Hendra, Senin (2/9/2019).
Diutarakan oleh Anto, warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi bahwa jalan rusak tersebut agar secepatnya di aspal kembali. Sebab menurut Anto, Pemprov Sumsel seolah tidak serius dalam memperbaiki jalan itu, karena selain perbaikan dilakukan tampal sulam, pekerjaannya juga sangat lamban.
“Kami berharap pihak PU Pemprov untuk meninjau kelapangan untuk menegur pelaksana agar mengebut pekerjaan,” harapnya.
Terpisah, Drs H Soemarjono Ketua DPRD PALI meminta Pemprov Sumsel untuk secepatnya menyelesaikan perbaikan jalan lintas PALI-Muba. “Mumpung masih musim kemarau, jadi kami minta, baik Dinas PU provinsi maupun pelaksana agar mempercepat pekerjaan perbaikan jalan. Karena sudah banyak keluhan masyarakat masuk ke kami,” tegas Ketua DPRD PALI. (adj)











