Muratara, Sumselupdate.com – Setelah Minggu, 2 Juni 2019 lalu, warga Desa Kondowa, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), dibikin geger menyusul tewasnya seorang perempuan bernama Wa Sago (55) usai dililit ular piton sepanjang tujuh meter.
Kasus nyaris sama terjadi di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan.
Salah seorang warganya bernama Asia Juminten (61) ditemukan menjadi mayat di dalam kebunnya. Perempuan malang ini diduga kuat tewas diterkam harimau.
Saat ditemukan, di beberapa bagian tubuh korban mengalami luka robek. Hasil autopsi luar korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan pipi sebelah kiri serta leher patah.
Tubuh korban sendiri ditemukan warga dalam kondisi menggenaskan dengan posisi terlentang, Senin (17/6/2019) sekitar pukul 20.00.
Kapolres Mura AKBP Suhendro, SIK melalui Kapolsek Muara Rupit AKP Redi mengatakan, peristiwa memilukan ini bermula pada Senin (17/6) sekitar pukul 07.00, korban berangkat dari rumah menuju ke kebun untuk menyadap karet miliknya.
Seperti biasa korban kembali ke rumah sekitar pukul 15.00. Namun sampai pukul 17.00 korban masih belum kembali ke rumah.
Melihat korban tak kunjung pulang, keluarga merasa khawatir dan mengajak warga untuk melakukan pencarian.
Keluarga dan warga pun sepakat berangkat menuju ke kebun korban untuk melakukan pencarian.
Kemudian sekitar pukul 20.00 keluarga dan warga berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telentang.
Tubuh korban saat ditemukan dalam keadaan luka robek pada bagian kepala dan pipi sebelah kiri serta leher patah.
“Diperkuat oleh bekas cakaran dan korban terseret oleh binatang tersebut di lokasi kejadian, lalu keluarga dan warga membawa korban kembali ke rumahnya. Pada hari ini, sekitar pukul 10.00 korban dikebumikan di TPU Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara,” katanya. (ain)











