Puluhan Anggota Bang Japar Mulai Berangkat ke Jakarta, Ikuti Aksi 22 Mei

Senin, 20 Mei 2019

Palembang, sumselupdate.com – Ratusan warga Palembang yang tergabung dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas), tetap melaksanakan niatnya mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta.

Keberangkatan warga Palembang mengikuti aksi 22 Mei di Bawaslu RI agar mendiskualifikasi pasangan calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Read More

Diungkapkan salah satu koordinator Bang Japar (Gabungan Jawara dan Pengacara) kota Palembang, Udit Bagus Crisdianto, keberangkatan warga Palembang ke Jakarta sudah dilakukan sejak Sabtu (18/5) lalu.

Setiap hari ada sekitar 50-100 orang yang berangkat melalui jalur darat.

“Hari ini gelombang ke tiga, ada 30-an orang yang berangkat pagi ini ke Jakarta. Mereka berangkat dengan menggunakan kereta api secara estafet, Palembang-Lampung kemudian baru menyeberang ke Jakarta. Keberangkatan setiap hari, sore ini akan ada lagi yang berangkat melalui stasiun Kertapati,” ungkapnya.

Dikatakan Bagus, hingga hari ke tiga ini sudah sekitar 200-an orang yang berangkat baik dari organisasi Maspuro, Front Pembela Islam (FPI), Bang Japar dan Mak-Mak Militan Palembang. Selain menggunakan kereta api, rombongan lainnya pun akan berangkat dengan menggunakan pesawat.

“Untuk yang menggunakan pesawat, insya Allah akan berangkat pada tanggal 21 malam. Ini ada sekitar ratusan pendukung Pak Prabowo yang akan berangkat. Kita akan bergabung dengan pendukung yang sebelumnya sudah berangkat dahulu dan sudah ada di Jakarta,” kata Bagus.

Menurut Bagus, meski ada himbauan dari Gubernur Sumsel, Herman Deru dan pihak kepolisian agar masyarakat tidak berangkat ke Jakarta, namun pihaknya tetap akan berangkat.

“Itukan hanya himbauan, bukan larangan. Apa hak mereka untuk melarang, wong pake dana sendiri juga. Kita sesuai komando, diperintah berangkat ya kita harus berangkat. Kita gak perlu izin sama pihak kepolisian,” tegas Bagus.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru beserta Kapolresta Palembang meminta masyarakat untuk menahan diri dan dapat berpikir jernih serta tidak terbawa arus polemik politik saat ini.

Menurut Deru, pelaksanaan tahapan pileg hingga pilpres di Sumsel telah berjalan dengan aman dan terbuka secara transparan. Sehingga, apa pun hasil dari pemilu tersebut diharapkan dapat diterima oleh masyarakat.

“Masyarakat Sumsel dapat menerima hasil penghitungan karena sudah sangat transparan dalam prosesnya. Jika ada ajakan-ajakan untuk people power, jangan mau,” ujar Deru. (mor)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts