Palembang, sumselupdate.com -Pembangunan bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, direncanakan akan Groundbreaking pada tahun ini, mega proyek senilai Rp.3,82 triliun dijadwalkan akan segera dimulai setelah rampungnya pengerjaan akses jalan yang saat ini sedang dikerjakan.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, Birendrajana, mengungkapkan, jalan akses menuju bendungan milik Pemda setempat sepanjang 9,5 km yang digunakan dengan sistem pinjam pakai saat ini sedang dilakukan perkerasan dan pelebaran.
Birendrajana mengatakan, pihaknya juga membangun akses jalan baru dari Desa Sukabumi menuju bendungan sepanjang 4 km. Penyiapan akses jalan untuk mempersiapkan masuknya kendaraan berat membawa pembawa material ke lokasi bendungan.
“Jalan akses ini untuk mempermudah mobilisasi alat, kendaraan, material dan tenaga kerja yang akan masuk kesana,” ujar Biren di Palembang, Senin (1/4/2019).
Menurut Birendrajana, pengerjaan jalan akses ditargetkan rampung hingga bulan Juli dan kemudian akan dilanjutkan dengan pembangunan fisik bendungan.
Meski diketahui sejumlah lahan masih ada yang belum dibebaskan, namun hal itu dipastikan tidak akan mengganggu pembangunan fisik.
“Masih ada lima persil lagi yang belum dibebaskan, tapi itu tidak akan mengganggu pembangunan fisik karena posisinya berada di lokasi genangan. Kami targetkan masalah lahan tahun ini rampung, mudah-mudahan bisa langsung groundbreaking,” beber Biren.
Pekerjaan pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di Provinsi Sumatera Selatan terdiri atas 4 paket. Paket 1 senilai Rp 1,07 triliun dikerjakan kontraktor PT Hutama Karya (Persero) dan PT Basuki Rahmanta Putra. Paket 2 senilai Rp 1,34 triliun, dikerjakan oleh PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON), dan PT SAC Nusantara. Paket 3 dengan nilai kontrak Rp 629,94 miliar, oleh PT Nindya Karya dan PT Taruna Putra Pertiwi. Paket 4 dengan nilai Rp 690,71 miliar oleh PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT Rudy Jaya. (adi)











