Sekayu, Sumselupdate.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai melakukan pengosongan kotak suara. Menurut anggota KPU Muba Divisi Umum, Keuangan dan Logistik, Ir Maryadi Mustafa, disaksikan Panwaslih Kabupaten Muba, jajaran kepolisian Polres Muba, Kodim 0401, dan Kejari Muba, sekitar 1.520 kota suara akan mulai dikosongkan.
“Sebelumnya, kita telah melaksanakan penandatanganan surat bersama untuk pelaksanaan pengosongan kota suara tersebut,” katanya Jumat (2/9)
Ditegaskan Maryadi, kotak suara tersebut masih berisi surat suara bekas Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014, Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI, DPRD Provinsi Sumatera Selatan, dan DPRD Kabupaten Muba yang dilaksanakan pada 2014 lalu.
“Kotak suara yang ada saat ini sebanyak 1.520 yang masih berisi surat suara, dan saat ini sesuai yang diperintahkan KPU pusat sudah bisa dilakukan pengosongan kotak suara,” kata Maryadi lagi.
Pengosongan kotak suara yang dilakukan ini, kata Maryadi, merupakan bagian dari upaya persiapan tahapan proses Pilkada Kabupaten Muba yang akan digelar pada tahun 2017 mendatang. “Pengosongan surat suara ini merupakan bagian persiapan Pilkada Kabupaten Muba yang akan digelar 2017 nanti,” terangnya.
Untuk kertas-kertas suara bekas pileg dan pilpres ini lanjut dia, rencananya akan dilelang setelah lima tahun dari pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2014. Sedangkan untuk kotak suara, lanjut dia, masih bisa dan akan digunakan pada perhelatan pesta demokrasi baik Pilkada maupun Pileg mendatang.
“Kotak suara yang ada sejauh ini masih bagus demikian yang rusak akan disimpan, dan dilaporkan sesuai kondisinya ke KPU pusat. Kemudian yang masih bagus akan digunakan kembali pada Pilkada Muba nanti. Tetapi nantinya akan ada rapat kembali untuk kepastian kertas-kertas suara tersebut,” jelasnya.
Disinggung total dari seluruh kotak suara yang akan dipergunakan nanti, apakah mencukupi. Maryadi mengungkapkan, bahwa pihaknya optimis tidak akan terjadi kekurangan. Mengingat kebutuhan kotak suara saat ini sekitar 1.507 kota suara. Sehingga masih mengalami kelebihan sekitar 13 kota suara.
“Kita sudah menghitung kebutuhan kotak suara nanti, sehingga mudah-mudahan tidak mengalami kekurangan,” pungkasnya. (est)











