Penyaluran Beras ASN Pemprov Sumsel Dirapel Empat Bulan, Ini Mekanismenya…

Kamis, 28 Maret 2019
Rapat terbatas dengan OPD terkait, perwakilan Bulog dan Bank Sumsel Babel, di Ruang Bina Praja, Kamis (28/3/2019).

Palembang, Sumselupdate.com – Penyaluran beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel dipastikan akan dirapel empat bulan pada April mendatang.

Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, pembagian beras ASN Pemprov ini sudah berapa tahun tidak anggarkan ini dan saat ini dimunculkan kembali. Mengingat ini dijalankan berdasarkan pengalaman Gubernur Sumsel Herman Deru waktu menjadi Bupati OKU Timur dan manfaatnya memang dirasakan ASN.

Read More

“Ya kenapa tidak. Tadi saya sudah bilang ke Bulog, Saya sebagai perpanjangan tangan Gubernur akan menjadi yang pertama komplain kalau beras ini kualitasnya jelek,” ujar Nasrun usai rapat terbatas dengan OPD terkait, perwakilan Bulog dan Bank Sumsel Babel (BSB), di Ruang Bina Praja, Kamis (28/3/2019).

Dijelaskannya, sesuai hasil rapat penyaluran akan dirapel empat bulan mulai Januari hingga April. Masing-masing untuk ASN (suami dan istri sama-sama ASN Pemprov Sumsel) 30 kilogram, kemudian untuk ASN (suami atau istri saja) 20 kilogram, serta ASN lajang 10 kilogram.

Ia menambahkan, beras-beras dari hasil pengadaan Perum Bulog Divre Sumsel-Babel akan disalurkan ke OPD-OPD melalui koperasi yang telah ditunjuk. Mengenai penyalurannya beras insentif ini akan dibagikan berbarengan dengan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) setiap bulannya.

“Sesuai keputusan Gubernur, kita akan mulai April dan penyalurannya akan sesuai TPP pertiap bulan. Bukan juga yang premium, kita minta pada Bulog beras ini yang layak dikonsumsi,” jelasnya.

Sebagai Ketua Umum DPP Forsesdasi seluruh Indonesia yang mengayomi seluruh ASN dari waktu kewaktu pihaknya mengaku terus berpikir bagaimana mensejahterakan ASN dan iapun mengakui terobosan Gubernur Sumsel Herman Deru ini adalah salah salah satu solusinya.

“Ini terobosan luar biasa dan memang sesungguhnya pemimpin itu salah satu fungsinya adalah bagaimana bisa mensejahterakan masyarakatnya termasuk ASN,” tambahnya.

Sejauh ini, kata Nasrun, persiapan penyaluran terus dilakukan diantaranya Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov Sumsel dengan Bulog, serta MoU Bulog dengan 53 OPD yang ada di lingkungan Pemprov Sumsel.

Termasuk finalisasi data jumlah PNS dan CPNS yang akan mendapatkan insentif beras tersebut. Dia juga berharap dengan semakin banyak beras yang diserap Bulog dari petani di Sumsel, akan berdampak pada peningkatan pendapatan para petani. Sehingga mereka akan makin bergairah menggarap sawah-sawah mereka.

“Kita harus menjaga semangat para petani. Keberpihakan pada petani ini akan terus dilakukan sampai kapanpun. Itu komitmen Pemprov,” pungkasnya. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts