Ini Penjelasan KPU Terkait Tak Ada Pemilih Perempuan di TPS 040 Lahat

Rabu, 6 Maret 2019
Ilustrasi DPT

Palembang, sumselupdate.com – Terkait adanya temuan DPT ganda dan tak adanya pemilih perempuan di salah satu TPS di kabupaten Lahat oleh Lembaga Musi Institute for Democracy and Electoral (MIDE).

Komisioner KPU Sumsel Divisi Program Data dan Informasi, Hendri Almawijaya memberikan penjelasan, jika TPS 040 yang dimaksud merupakan TPS khusus yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas 2 Lahat. Banyaknya pemilih laki-laki dikarenakan sebagian besar warga binaan di sana merupakan laki-laki.

Read More

“Sedangkan adanya dugaan data ganda dikarenakan sebagian besar warga Lapas tidak memiliki dokumen kependudukan atau sudah hilang sehingga itu kita anggap data yang invalid,” jelas Hendri.

Saat ini, lanjut Hendri, pihaknya bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lahat terus berkoordinasi untuk melakukan pendataan.

“Untuk menginput data adalah tugas Disdukcapil, makanya kita terus menerus berkoordinasi dengan Disdukcapil dengan melakukan perekaman serentak di setiap Lapas agar dapat menerbitkan data kependudukan penghuni Lapas yang tidak memiliki data kependudukan sama sekali,” ujarnya.

Menurut Hendri, dari koordinasi itu, ditemukan juga kasus seperti penghuni Lapas yang tertutup atau tidak mau menjelaskan data kependudukannya. Ini menjadi kendala bagi Disdukcapil dan KPU untuk melakukan pendataan.

“Kalau sudah tertutup, gimana kita mau manggali dokumen kependusukannya? Tapi itu sebagian kecil. Secara umum sudah dilakukan perekaman oleh Disdukcapil,” ungkap Hendri.

Ditegaskan Hendri, meski sudah ada penetapan DPT, tapi pihaknya terus melakukan perbaikan terus-menerus hingga hari H.

“Data yang dinyatakan ganda itu masih dilakukan verifikasi sehingga di website KPU masih berupa angka nol semua,” pungkasnya.

Hal yang sama diungkapkan Komisioner KPU Lahat Divisi Program, Data dan Informasi, Eka Fitria menjelaskan, jika TPS 040 yang dipermasalahkan merupakan TPS khusus yang terdapat di Lapas kelas 2 Lahat. Penghuni Lapas mayoritas adalah laki-laki sedangkan penghuni perempuan hanya terdapat di TPS 041 yaitu sebanyak 18 orang.

“Data ganda NKK dan NIK, termasuk data anomali dan invalid yang diturunkan oleh KPU RI yang saat ini sedang dilakukan verifikasi dan perbaikan di tingkat PPS, PPK dan KPU kab Lahat yang berkoordinasi dengan Disdukcapil dan Lapas kelas 2 Lahat angar memenuhi syarat sebagai pemilih,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Eka menjelaskan dalam perbaikan data tersebut memang terjadi kesulitan karena terdapat keterbatasan informasi terkait penghuni Lapas. Sebagian besar sudah tidak mempunyai dokumen kependudukan karena hilang dan alasan lain.

“Sebagian besar dari mereka juga tidak mau diketahui asal-usulnya. Sehingga kami harus melakukan pengecekan secara bertahap bersama Disdukcapil Lahat dan Lapas kelas 2 Lahat,” ungkapnya.

Menurut Eka, saat ini hasil perbaikan dan koordinasi, jumlah penghuni Lapas tingkat 2 Lahat sebanyak 485 orang yg terdiri dari 467 laki-laki dan 18 perempuan. Mereka terdiri atas penduduk asal Lahat sebanyak 417 orang dan yg berasal dr luar Lahat sebanyak 68 orang.

“Hasil verifikasi yang sudah masuk DPTHP2 sebanyak 372 orang (laki-laki : 354 dan perempuan: 18) yang terbagi menjadi 2 TPS yaitu TPS 040: 174 orang ( laki-laki : 174 dan perempuan : 0) kemudian TPS 041:198 orang (laki-laki : 180 dan perempuan : 18). Dan masih terdapat 45 penghuni baru yang masih belum termasuk ke DPTHP 2 yang saat ini sedang dilakukan pengecekan dan pemenuhan dokumen kependudukan. Jika sampai batas akhir perbaikan data, mereka masih tidak bisa menunjukan dokumen kependudukan mereka sebagai syarat untuk memilih maka mereka akan dinyatakan sebagai warga yg tidak memenuhi syarat sebagai pemilih,” pungkasnya. (mor)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts