500 Peserta Ikuti Seminar Nasional Olahraga Universitas PGRI Palembang

Senin, 4 Maret 2019
Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi menyampaikan materi dalam seminar nasional olahraga yang digelar di Aula H Aidil Fitrisyah Gedung Business and Science Center Lantai 5 Universitas PGRI Palembang. Sabtu (2/3/2019).

Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 500 peserta dan 53 pemakalah dari sejumlah provinsi di Indonesia mengikuti seminar nasional olahraga Universitas PGRI Palembang.

Seminar nasional olahraga yang digelar oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang dipusatkan di Aula H Aidil Fitrisyah Gedung Business and Science Center Lantai 5 Universitas PGRI Palembang, Sabtu (2/3/2019).

Read More
Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi menyampaikan materi dalam seminar nasional olahraga yang digelar di Aula H Aidil Fitrisyah Gedung Business and Science Center Lantai 5 Universitas PGRI Palembang. Sabtu (2/3/2019).

Kegiatan seminar yang mengangkat tema ‘Peran Guru Pendidikan Jasmani dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0’ ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi.

Dalam seminar nasional olahraga tersebut, menghadirkan pembicara Dr H Bukman Lian, MM. MSi, (Rektor Universitas PGRI Palembang), Prof Dr Syahrial Bahtiar MPd, (Wakil Rektor 4 Universitas Negeri Padang).

Pembicara lainnya, Dr Wasis D Dwiyogo, MPd, (Universitas Negeri Malang), Dr Gumilar Mulya MPd, (Universitas Negeri Siliwangi).

Suasana pembukaan seminar nasional olahraga yang digelar di Aula H Aidil Fitrisyah Gedung Business and Science Center Lantai 5 Universitas PGRI Palembang. Sabtu (2/3/2019).

Sedangkan pemakalah pendamping berasal dari Palembang, Jambi, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, Jakarta, Bengkulu, dan Papua.

Sedangkan untuk peserta berasal dari mahasiswa, guru, dan alumni yang berasal dari Palembang, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Jakarta.

“Program Studi Olahraga Universitas PGRI ini sudah berdiri sejak 2008 dan menjadi idola masyarakat Sumsel. Namun saat ini untuk membuka program pascasarjana olahraga masih terbentur sumberdaya manusia, karena sejak adanya aturan dosen berstatus PNS tidak boleh menjadi dosen tetap di PTS,” kata Bukman saat menyampaikan sambutan.

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi dan pembicara seminar nasional olahraga berfoto bersama.

Rektor mengatakan, jika Program Studi Pendidikan Olahraga Universitas PGRI Palembang adalah Program Studi Pendidikan Olahraga pertama kali di Sumatera Selatan, baru setelahnya muncul Program Studi Pendidikan Olahraga di perguruan tinggi lain di Sumatera Selatan.

“Pendidikan Olahraga pertama di Sumatera Selatan ada di Universitas PGRI Palembang, baru setelahnya muncul Prodi Pendidikan Olahraga di perguruan tinggi lain. Program Studi Pendidikan Olahraga Universitas PGRI Palembang memiliki kampus tersendiri yang berada di Jalan PDAM. Semua fasilitas olahraga dipusatkan di Kampus B. Sekarang Universitas PGRI Palembang sedang merancang pendirian S2 Pendidikan Olahraga,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor berharap seluruh peserta terutama para mahasiswa agar mengikuti seminar ini dengan sebaik mungkin dengan mendengarkan materi dari tiga pembicara, sebagai bekal nantinya untuk nantinya menjadi guru olahraga atau pedidikan jasmani.

Pembicara dan pemakalah pendamping berfoto bersama.

Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Dr Putri Sicilia K, MPd memaparkan, kegiatan ini diikuti 500 peserta dari kalangan dosen, guru, mahasiswa, alumni, dan pemerhati pendidikan jasmani serta 53 pemakalah, di antaranya dari Jambi, Lampung, Sumatera Barat, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Provinsi Sumsel.

“Kegiatan seminar ini untuk mengetahui hambatan, tantangan, dan peluang guru penjas menghadapi revolusi industri 4.0. Serta membahas isu terbaru yang wajib diikuti dan diterapkan dalam proses pembelajaran. Kemudian menyiapkan dan mengevaluasi akademisi, guru dan calon guru untuk menjadi lebih profesional,” paparnya.

Sementara itu, Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang,  Dr Dessy Wardiah, Mpd mengungkapkan seminar olahraga ini adalah seminar nasional perdana yang dilaksanakan oleh program studi.

Dikatakannya, saat ini pihaknya telah menyiapkan kurikulum yang bisa menyeimbangkan dengan perkembangan teknologi untuk mengiringi percepatan revolusi industri 4.0.

“Misalnya dengan menyiapkan mata kuliah kewirausahaan dan manajemen olahraga. Karena selama ini yang masih minim adalah bagaimana memanajemen sebuah organisasi keolahragaan dan itu nanti sudah terakumulasi dalam kurikulum yang sedang dipersiapkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, dirinya memaparkan, Universitas PGRI Palembang juga sudah menyiapkan pelayanan berbasis IT dan tahun depan rencananya pihaknya juga akan menerapkan proses pembelajaan e-learning untuk program studi olahraga, seperti 40 persen tatap muka dan 60 persen modul-modul melalui daring.

“Walaupun tidak semua mata kuliah, tapi akan dilakukan uji coba tiga mata kuliah berbasis e-learning, Senin nanti kita akan kirim dosen untuk mengikuti penyusunan modul e-learning,” ucapnya.

Dirinya juga setuju jika proses pembelajaran dilaksanakan dengan daring, tapi untuk proses pendidikan tetap harus dengan tatap muka.

Karena tidak bisa semuanya diterapkan dengan IT, sebab dalam pendidikan itu ada figur yang ditanamkan dari pendidik.

“Jika semuanya dengan modul, tanpa panduan pendidikan berarti cuma mengajar, sedangkan guru harus mampu mendidik dan mengajar. Terlebih untuk pelaksanaan praktik yang tidak bisa melalui daring,” tandasnya. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts