Kasus Proyek SPAM di Kementerian PUPR, Penyidik KPK Sita Deposito Senilai Rp1 Miliar

Rabu, 2 Januari 2019
Juru bicara KPK Febri Diansyah.

Jakarta, Sumselupdate.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang dari penggeledahan di rumah Direktur PT Tashida Sejahtera Perkara Yuliana Enganita Dibyo, tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR Tahun 2017-2018. Diduga uang itu masih berkaitan dengan skandal suap proyek tersebut.

“Dari rumah tersangka YUL, Direktur PT TSP, penyidik menyita uang sekitar Rp200 juta,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan seperti dikutip dari laman Viva.co.id, Rabu (2/1/2019).

Read More

Selain uang Rp200 Juta itu, KPK turut menyita sebuah deposito dengan nilai Rp1 miliar, dan beberapa dokumen proyek yang relevan dengan penanganan kasus proyek SPAM ini di PUPR.

Tim penindakan KPK bukan hanya menggeledah rumah Yuliana. Penyidik juga menggeledah dua rumah tersangka yakni Budi Suharto selaku Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo dan Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat, Teuku Moch Nazar.

Untuk tersangka Budi dan Teuku, tim KPK masih melakukan penggeledahan hingga kini. “Sedangkan untuk dua rumah tersangka penggeledahan masih berjalan malam ini,” kata Febri.

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Adapun tersangka diduga pemberi suap yakni Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih, Direktur PT Tashida Sejahtera Perkara Irene Irma, dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo.

Sedangkan diduga sebagai penerima suap antara lain Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung Anggiat Partunggal Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, dan PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin. (vvn/hyd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts