Palembang, Sumseludate.com – Okta (17) berniat nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas Jembatan Ampera. Namun, aksi nekatnya tersebut gagal setelah ditarik seorang tukang becak yang saat itu melintas.
Warga Plaju Palembang ini sudah naik di atas pagar Jembatan Ampera sebelum melompat ke Sungai Musi. Sambil menangis, Okta yang sudah bersiap gagal melompat ke Sungai Musi.
“Dia itu sudah berdiri di atas besi pagar jembatan. Aku langsung menarik tangannya dan memanggil warga lain untuk meminta bantuan,” ujar Hamdan, Kamis (16/11) malam.
Sambil menangis, Okta dibawa warga yang telah ramai di atas Jembatan Ampera untuk menenangkan nya. Sambil menangis, Okta terus dibujuk warga untuk tidak melakukan hal bodoh yang sempat akan dilakukannya.
Warga yang membujuknya untuk tidak melakukan hal bodoh tersebut, sempat menanyakan kepadanya kenapa sampai ingin mengakhiri hidupnya. Sekilas, ia mengungkapkan bila ia ingin mengakhiri hidupnya karena tak sanggup menanggung beban hidup keluarganya.
“Katanya tak sanggup menanggung beban hidup keluarganya, jadi mau bunuh diri. Tetapi setelah diberi nasehat, ia akhirnya mengerti kalau bunuh diri itu dosa,” ujar Hamdan.
Usai dinasihati warga yang mengerumuninya, akhirnya Okta sadar. Meski sambil menangis, akhirnya Okta membatalkan percobaan bunuh diri dengan terjun dari atas jembatan Ampera. Setelah itu, akhirnya Okta memutuskan untuk pulang ke rumahnya. (tra)











