Pangkal Pinang, Sumselupdate.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Babel menggelar konferensi pers menyampaikan pernyataan sikap dalam menjaga kondusifitas di daerah menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.
“Kami bersama MUI dan FKPT Babel mengundang rekan-rekan wartawan untuk menyikapi kondisi yang berkembang saat ini dan berpotensi menimbulkan perpecahan,” kata Ketua FKUB Babel, Subuh Wibisono di Pangkal Pinang, Selasa (23/10/2018).
Ia menerangkan, pihaknya akan memberikan himbauan kepada tokoh agama dan masyarakat dalam bentuk pernyataan sikap untuk menjaga situasi dan kondisi di Provinsi Kepulauan Babel. “Para tokoh agama juga diharapkan dapat menjaga persatuan intern dan eksternal antar umat beragama,” ujarnya.
Ketua MUI Babel, Zayadi, mengatakan bahwa MUI merasa perlu memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menjaga kamtibmas di Prov. Kep. Babel. “Masyarakat diharapkan mampu menjaga diri dan lingkungan dari aksi provokasi dan menyikapi suatu permasalahan secara bijaksana,” katanya.
Ia menambahkan, MUI Babel akan memberikan surat kepada MUI tinkat kabupaten/kota agar memberikan kesadaran kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita yang tidak benar. FKPT Babel, Riswardi, mengatakan bahwa saat ini merupakan situasi yang harus dijaga karena menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.
“Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi sehingga tidak mudah terpecah belah dan semua elemen dapat menjaga sikap serta situasi dan kondisi di Prov. Kep. Babel,” katanya. (jip)
Sementara poin pernyataan sikap MUI, FKUB dan FKPT Babel, antara lain :
- Menghimbau kepada seluruh elemen agar tetap menjaga keutuhan, ketentraman dan ketertiban masyarakat di Bangka Belitung dan tidak berbuat hal-hal yang merugikan persatuan dan kesatuan umat.
- Mengajak seluruh umat beragama, khususnya di Provinsi Kep. Bangka Belitung agar tetap bersikap tenang dan tidak mudah terpancing oleh Provokasi dan pemberitaan Hoax yang akan dapat memecah belah Persatuan Umat, khususnya jelang pelaksanaan Pemilu 2019.
- Menghimbau seluruh Elemen Masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan Intra Umat Beragama dan antar Umat Beragama demi tetap kondusifnya situasi Kamtibmas di Bangka Belitung, karena pada prinsipnya kita bersaudara.
- Terkaitdengan peristiwa yang terjadi di Garut, Jawa Barat, apabila terjadi pelanggaran hukum, maka sepenuhnya diserahkan kepada Aparat Kepolisian untuk melakukan penegakan hukum.











