Anak Band Ngaku Disekap dan Dianiaya Usai Manggung

Minggu, 21 Oktober 2018
Korban membuat laporan di Polresta Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Bonang Surya (21) warga Gang Pulau, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang mengaku sudah menjadi korban penyekapan dan pemukulan di dalam mobil hingga babak belur.

Atas kejadian ini korban membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (21/10/2018). Dengan wajah babak belur dan didampingi keluarganya, Bonang yang diketahui pemain band ini menuturkan.

Read More

Kejadian yang dialaminya terjadi, Sabtu (20/10) malam saat dirinya didatangi oleh terlapor TW dan OG ketika sedang main band di kawasan Bukit, Kecamatan IB I Palembang. “Saya lagi main band, ditunjuk mereka dari jauh. Dengan pakai jari sebagai isyarat,” ujarnya.

Ketika istirahat, lanjut Bonang, dirinya mendekati terlapor. Namun bukan perlakuan baik yang diterimanya, saat itu ia langsung dipaksa masuk ke mobil. “Di dalam mobil TW bilang mengapa saya chatting lagi dengan adiknya karena sudah putus, saya juga dibilang sudah merusak adiknya,” ungkapnya.

Karena tak bisa berbuat banyak, dirinya hanya pasrah mendapat pukulan secara bergantian oleh TW dan OG. “Mereka memukuli saya membabi buta secara bergantian, saat saya mau menerangkan soal chatting itu,” tuturnya.

Bonang baru bisa pulang keesokan paginya, saat terbangun ia sudah berada di rumah terlapor OG. “Saya terbangun tahu-tahu ada di rumah OG, lalu saya disuruhnya pulang sendiri,” katanya.

Kasubag Humas Polresta Palembang AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan korban dan saat ini sedang ditindaklanjuti. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts