460 Atlet Ikut Tes KONI, OKUS Absen

Minggu, 21 Oktober 2018
Suasana pemanduan bakat atlet berprestasi KONI Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan di GOR Baturaja
Baturaja, Sumselupdate.com – KONI Sumsel menggelar pemanduan bakat atlet berprestasi KONI Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan di GOR Baturaja, 21-23 Oktober 2018. Sedikitnya 460 atlet turut serta dari Kabupaten OKU dan OKU Timur, sementara OKU Selatan absen.
Ketua pelaksana kegiatan, Syamsuramel menyebutkan tes dilakukan secara roadshow ke daerah. “Kali ini OKU mengirim 400 atlet, OKU Timur ada 60 atlet. Namun OKU Selatan hingga sekarang belum ada konfirmasi,” kata Syamsuramel, Minggu (21/10/2018).
Dilanjutkan pria yang juga Wakil Ketua 2 Pembinaan Prestasi KONI Sumsel ini, sangat rugi apabila KONI kabupaten/kota tidak mengirimkan atletnya. “Karena nanti tidak tahu kemampuan atletnya. Tapi kalau mau nyusul, kita terima. Setelah ini masih ada tes di Sekayu dan Indralaya,” jelas Ramel, sapaan akrabnya.
Lebih jauh Ramel mengapresiasi membludaknya peserta tes dari Kabupaten OKU. Menurutnya dari roadshow yang telah dilakukan pihaknya, baru kali ini melebihi target.
“Saat di Linggau pesertanya 100 lebih, di Muaraenim 130 orang. Nah di Baturaja ini 460, padahal kita perkirakan sebelumnya maksimal 200 orang. Kita senang artinya antusias tinggi, patut diapresiasi,” tegas Ramel.
Dalam tes ini, pihaknya ingin melihat standar fisik atlet daerah. “Kita ambil data untuk mengetahui kemampuan atlet yang berpotensi ke depan,” tambah Ramel.
Para atlet ini mengikuti tes fisik dan conditioning (kondisi) dengan total 11 item. Salah satunya adalah tes antropometrik yang mencakup tinggi badan, berat badan, panjang tungkai, panjang lengan, indeks masa tubuh, dan lain-lain.
Ditambahkan Iyakrus, koordinator teknis pemanduan bakat mengatakan pihaknya membawa peralatan langsung dari Palembang yang memang dimiliki KONI Sumsel. “Jumlah pesertanya sangat banyak, hari ini kita tes 209 atlet. Sisanya Senin (22/10) hingga selesai,” urainya.
Pria yang juga wakil ketua 1 litbang KONI Sumsel ini mendapat permintaan sebagian atlet untuk dilakukan tes pada Minggu (21/10). “Alasannya kalau Senin (22/10) ada ujian sekolah, tentu kita akomodir agar tidak merugikan atlet itu sendiri,” tandasnya. (rls

/wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts