MIDE Pertanyakan DPT Ganda Untuk Pemilu 2019

Rabu, 19 September 2018
Direktur Musi Institute for Democracy and Electoral Andika Pranata Jaya.

Palembang, Sumselupdate.com – Direktur MIDE (Musi Institute for Democracy and Electoral) Andika Pranata Jaya SSos MSi menyoroti perpanjangan waktu penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 dalam 60 hari atau dua bulan ke depan.

“Apa yang bisa dilakukan untuk menjamin akuntabilitas daftar pemilih dengan perpanjangan waktu penetapan DPT Pemilu 2019?,” ucap Andika didampingi Komisioner KPU OKI Dery Siswadi, akademisi politik hukum Unsri Dedeng Zawawi SH MH dan Founder Ngopi Bareng Bung #FK Fatkurrohman SSos, di Lord Kafe, Rabu (19/9/2018).

Read More

Seperti diketahui, rapat pleno Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) yang dilaksanakan KPU RI, Minggu (16/9) memutuskan perpanjangan waktu penetapan daftar pemilih Pemilu 2019 dalam dua bulan ke depan. Perpanjangan waktu ini dilakukan untuk dua tujuan, selain menyisir DPT ganda, KPU juga akan memperbaiki sistem lainnya.

Sseperti pencatatan pemilih yang belum masuk daftar pemilih, mencoret pemilih meninggal dunia, pemilih pindah alamat, hingga perbaikan sistem daftar pemilih yang dimiliki KPU. Mencermati DPT Sumsel pada 29 Agustus lalu, KPU Sumsel telah menetapkan DPT Pemilu 2019 sebanyak 5.821.160 pemilih.

Ddengan rincian 2.937.455 pemilih laki-laki dan 2.883.705 pemilih perempuan yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota, 236 Kecamatan, 3.238 Desa/Kelurahan, serta 25.223 TPS. Angka ini naik 2,9 persen jika dibanding DPT Pilkada Sumsel 2018 yang berjumlah 5.656.633 pemilih.

Sederhananya, selama kurun waktu lima bulan sejak penetapan DPT Pilkada 2018 hingga penetapan DPT Pemilu 2019 (April-September), angka pemilih di Sumsel bertambah 164.527 pemilih.

“Yang patut menjadi perhatian bersama adalah, apakah hanya terjadi penambahan jumlah pemilih di Sumsel dalam lima bulan terakhir. Apakah tidak ada pemilih yang dicoret dari DPT karena telah meninggal dunia? Apakah tidak ada penduduk yang berganti status menjadi TNI/Polri? Apakah data pemilih ganda memang sudah bersih di DPT Pemilu 2019 yang sumber datanya dari pilkada 2018?,” tanya Andika. (syd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts