Baturaja, Sumselupdate.com – Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang akan melintasi Jalan akmal dari arah Masjid Asholihin ke kawasan Pasar Pucuk Baturaja diimbau berhati-hati, pasalnya tepat di dekat Tugu Batu Pasar Atas Pemkab OKU melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) akan melakukan pembangunan box culvert saluran air.
Kepala Dinas PU PR, Ir Hilman MM melalui Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Muzaim Aliansyah ST mengatakan, pembangunan box culvert ini dilakukan persis di tengah Pasar Atas Baturaja.
Posisinya memotong jalan akmal tepatnya di dekat tugu batu. “Panjangnya kurang lebih 24 meter, dari arah jalan warsito kearah jalan akmal sampai didepan bangunan pertokoan” Kata Muzaim saat dibincangi wartawan, Minggu (16/9/2018).
Karena pembangunan box culvert ini memotong jalan raya, dikatakan Muzaim, pihaknya sudah bekoordinasi dan menyurati pihak Dishub OKU yang ditembuskan ke pihak Sat Lantas Polres OKU.
“Kkami mohon maaf kepada masyakat OKU karena pembangunan ini perjalanan masyarakat yang akan melintas di kawasan tersebut agak sedikit terganggu,” ucapnya.
Pembangunan Box Culvert ini lanjutnya, untuk mengantisipasi banjir yang kerap terjadi dikawasan tersebut pada saat musim hujan, menurut Muzaim, gorong-gorong yang lama yang terletak di arah kertapati sudah tidak bisa menampung debit air karena mengalami sedimentasi.
Diungkapkannya, pengendapan material di gorong-gorong yang lama membuat gorong-gorong mengalami penyempitan. “Gorong-gorong yang lama sudah tidak bisa kita perbaiki, sebab endapan material yang terbawa oleh air sudah sangat banyak dan telah mengeras seperti batu,” tuturnya.
Disebutkan Muzaim, Material endapan tersebut mulai dari lumpur, bercampur batu, dan sampah plastik. “Pernah kita coba perbaiki pas kita buka volume ruang nya tinggal 10 cm lagi, bahkan sudah tidak bisa menampung debit air, untuk itu kita bangun box culvert yang baru ini,” tuturnya.
Pembangunan box culvert ini diperkirakan memakan waktu 1 hingga 2 bulan, hal ini dikatakan Muzaim masih tergantung dari kondisi kultur tanah. Pembangunan box culvert ini diperkirakan menelan biaya Rp489 juta yang dianggarkan dalam APBD OKU 2018.
Saat ini untuk memulai proses pembangunan kata Muzaim, Pihaknya masih menunggu perhitungan volume aspal untuk penutup, sebab nantinya box culvert tingginya rata dengan jalan agar tidak menimbulkan gelombang, “Sekalian pengaspalannya nanti rencanya akan dilakuakan sekaligus dengan jalan akmal dan warsito,” sebutnya.
Pada kesempatan itu juga, Muzaim menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat OKU, karena pembangunan ini arus lalu lintas dikawasan tersebut agak sedikit terganggu. “Pembangunannya kita mulai bertahap separoh badan jalan, sebab disana termasuk lalulintas padat, tapi kita usahakan dengan pembangunan yang terbaik dan waktu secepatnya kita harapkan pembangunan ini bisa cepat selesai,” harapnya. (wid)











