Baturaja, Sumselupdate.com – Akses menuju Desa Bandar Agung, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), saat ini tak bisa dijangkau kendaraan.
Pasalnya pada Sabtu pagi (25/8/2018), dua gorong-gorong yang saat ini tahap pengerjaan kembali longsor sehingga menyebabkan jalan kabupaten di sana tak bisa dilalui masyarakat baik menuju desa pun sebaliknya.
Longsornya jalan tersebut diduga akibat hujan deras yang menguyur daerah itu pada malam harinya. Akibat putusnya jalan tersebut, ratusan anak sekolah tak bisa menuju sekolah yang jaraknya 23 km dari desa itu.
Kepala Desa Bandar Agung Sailan, SP, saat ditemui wartawan di lokasi jalan longsor tersebut menjelaskan akibat jalan itu putus banyak kerugian yang diderita warganya.
“Jalan kabupaten yang merupakan satu-satunya akses terdekat masyarakat Desa Bandar Agung menuju desa Gunung Meraksa dan ke kabupaten putus total disebabkan diguyur hujan tadi malam, akibatnya ratusan anak-anak sekolah tidak bisa berangkat ke sekolah,” jelas Sailan.
“Yang longsor itu gorong-gorong yang ada di bawah badan jalan, sejak dibangun tahun 1978 gorong-gorong yang ada ini belum pernah ada rehab, 3 bulan yang lalu juga pernah longsor dan telah kami timbun, karena hujan deras tadi malam jalan tersebut longsor lagi,” sambungnya.
Gorong-gorong di jalan tersebut sebenarnya tengah dalam tahap pembangunan yang dianggarkan melalui APBD Kabupaten OKU. Namun karena hujan yang sangat deras, sehingga luapan air tidak tertahan lagi dan menjebol sisa gorong-gorong dan badan jalan yang selama ini masih bisa digunakan masyarakat untuk beraktifitas.
“Alhamdulillah sebenarnya sedang dibangun setelah kita usulkan ke Pemkab OKU, semoga segera selesai pembangunannya, karena jalan ini urat nadi aktifitas warga kami,” harap Kepala Desa Bandar Agung didampingi Kepala Desa Gunung Meraksa Dahlan, dan sekdes Haiyi pada Sabtu sore.
“Untuk sementara akan kita buat jalan darurat mengunakan pohon kelapa, karena jika tidak di buat jalan darurat segala aktifitas warga desa kami akan terhambat, anak sekolah dan perekonomian ikut terhambat,” ujar Sailan.
Pantauan di lapangan, akses jalan menuju Desa Bandar Agung memang sangat memprihatinkan jalan menuju desa tersebut sejauh lebih kurang 3 KM dari Jalan Lintas Baturaja- Palembang nampak mengalami kerusakan cukup parah, lubang menganga hampir di sepanjang ruas jalan tersebut.
Untuk menggunakan jalan alternatif warga harus memutar lebih jauh dengan kondisi jalan rusak parah.
Hingga berita ini diturunkan belum ada tindakan dari Pemkab OKU ataupum BPBD setempat untuk membantu membuka aksen jalan. (wid)











