Serap Aspirasi Masyarakat, Pemkab Muba Siapkan Aplikasi Ini..

Jumat, 1 Juni 2018

Sekayu, Sumselupdate.com – Untuk memberikan pelayanan prima dan menyerap aspirasi masyarakat secara maksimal, sejak tahun lalu Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin membuka pengaduan secara online dan terpadu.

Semua itu dapat melalui aplikasi Saluran Elektronik Layanan Jaring Aspirasi dan aaduan Warga Musi Banyuasin (Senjang Muba) dan Sarana Partisipasi Ughang Musi Banyuasin (Sapa Muba).

Read More

Sehingga masyarakat tidak perlu menyampaikan aspirasi/aduannya di media sosial, tetapi cukup melalui aplikasi Senjang maupun asapa Muba. Karena aspirasi masyarakat juga akan disalurkan kepada penyelenggaraan pelayanan publik yang berwenang menanganinya.

“Aplikasi berbasis Android yang kami luncurkan tersebut berfungsi memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi dan aduan kepada Bupati Muba,” ujar Asisten II Sekda Muba Erdiansyah SP MSi saat membuka sosialisasi percepatan Layanan Aspirasi dan Pengadaan Online Rakyat Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik nasional (Lapor-SP4N), Kamis (31/5/2018).

“Kami berharap aplikasi yang kami punyai selama ini bisa terintegrasi dengan SP4N sehingga bisa terhubung dengan seluruh instansi pemerintahan di Indonesia dan berharap juga disosialisasikan ke tingkat kecamatan sehingga tingkat kepercayaan publik meningkat,” harapnya

Tim sosialisasi percepatan Lapor-SP4N dipimpin langsung Kasi Pengolahan Informasi Publik (PIP) Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Sumsel, Hj. Aminah Marsoit, SE, MM. bersama Konsultan Kemenpan-RB Kurniawan dari Transformasi-GIZ, Inspektorat serta Biro Humas dan Protokol.

Kurniawan, selaku pihak Konsultan Kemenpan-RB mengatakan Lapor SP4N ini merupakan program nasional yang dicanangkan pemerintah pusat yakni Kemenrian PAN-RB bersama kementerian lainnya untuk menunjang sistem pelayanan dan reformasi birokrasi di seluruh daerah.

Sistem aplikasi Lapor! SP4N yang berbasis elektronik ini merupakan sebuah program pelayanan pemerintah yang bisa diakses oleh seluruh kalangan masyarakat. Setiap laporan masyarakat yang masuk ke aplikasi website atau via SMS, Lapor SP4N, akan langsung diteruskan ke tim pengelola tim teknis di masing-masing OPD.

Dikatakan Kurniawan, saat ini, di Provinsi Sumsel sudah ada enam Kabupaten/Kota yang sudah terhubung ke SP4N Sumsel yakni Prabumulih, OKI, OKU, OI, Banyuasin dan Palembang.

Sedangkan 11 kabupaten/kota lainnya yang belum terhubung ditargetkan pada tahun 2018 ini sudah terhubung semua. Jika itu terwujud, maka Provinsi Sumsel mungkin yang pertama di Indonesia yang kabupaten/kotanya terkoneksi. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts