Palembang, Sumselupdate.com – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa me-launching program layanan Elektronik Warung Kelompok Usaha Bersama (E-Warung KUBE) ke-11 di Palembang. Program tersebut dimaksud agar nantinya selain lebih aman, penerima bantuan sosial juga tidak perlu mengantre lagi.
Demikian diungkapkannya Mensos usai peresmian E-Warung KUBE di kawasan 5 ulu Palembang Sumatera Selatan yang merupakan kota ke-11 setelah Padang, Minggu (21/8)
Targetnya dari 17 kecamatan idealnya ada 73 E-warung secara bertahap akan dibentuk. “Nantinya setelah ada percontohan E-Warung KUBE ini, masyarakat penerima bansos tidak perlu lagi antre mencairkan bantuan, mereka tinggal gunakan kartu dan mencairkan atau memilih sesuai kebutuhannya, kapan saja,” katanya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, E-Warung KUBE direalisasikan sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo agar bansos-bansos dikendalikan dalam bentuk non-tunai sebab bisa dikonversikan dengan berbagai bahan kebutuhan pokok masyarakat.
“Saat ini PKH dan rastra (beras untuk keluarga sejahtera rastra). Akan tetapi, nanti juga akan kita kembangkan pula seperti elpiji 3 kilogram, serta pupuk bersubsidi, sehingga penerima bansos bisa menerima sesuai kebutuhan, menerima secara tepat waktu, dan tepat sasaran, serta secara bertahap bansos akan diintegrasikan dalam format non-tunai,” katanya.
Selanjutnya pemerintah berharap selain pemberdayaan. Pengelola warung penerima PKH nantinya bisa berkembang dan menjadi agen bank negara. Untuk di Palembang bersama BRI.
“Nanti pembinaan selanjutnya akan dilakukan oleh pihak Bank BRI,” katanya.
Selain memiliki kartu keluarga sejahtera (KKS), Khofifah mengatakan bahwa penerima bansos program keluarga harapan nantinya akan memiliki buku Tabungan multi fungsi yang memungkinkan mereka menabung yang sudah interkoneksi dengan empat perbankan BUMN atau Himbara (Himpunan Bank Negara) Palembang terkoneksi debgan BRI.
“Nanti penerima bansos bisa mencairkan di ATM BNI, di BRI, di Bank Mandiri bisa, atau Bank Tabungan Negara (BTN). Empat bank BUMN ini sudah interkoneksi, sesuai wilayah masing-masing pemilik kartu,” tutupnya. (adi)











