Muarabeliti, Sumselupdate. com –Anggota Komisi V DPR-RI, Fauzi H Amro menyatakan, pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBD) perubahan, menggelontorkan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Musi Rawas (Mura).
“Angaran ini digunakan untuk membangun jalan, sebab ada beberapa wilayah di Kabupaten Mura yang belum beraspal,” kata Fauzi H Amro.
Menurut dia, dengan jalan belum beraspal tersebut membuat jalaur transportasi terhambat dan itu akan berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat.
“Ada beberapa wilayah yang mestinya bisa ditempuh hanya dalam waktu tiga puluh menit,tapi karena akses jalan yang kurang memadai maka memakan waktu mulai dari tiga hingga empat jam, akibat akses jalan yang tidak memadai,” tuturnya.
Kecamatan Muara Lakitan, BTS ULU, Kelinggi, dan Megang Sakti, di sini letak permasalahn tersebut.
Beda dengan Kecamatan Tugumulyo, Purwodadi, dan Terawas jalannya sudah masuk kategori mantap.
“Makanya kita meminta Pemkab Mura untuk memprioritaskan pembangunan jalan di kecamatan yang akses jalannya belum konek dengan kecamatan lainnya, terkhusus di 31 desa tertinggal. Sebab,ini merupakan salah satu cara kita untuk mengeluarkan Kabupaten Musi Rawas dari status tertinggal,” ungkapnya.
Dengan demikian, maka dirinya berharap agar masyarakat Kabupaten Mura bisa hidup sejahtera untuk menuju Mura Darussalam Sempurna, sesuai dengan visi dan misi Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan.
“Itu merupakan harapan kita bersama, masyarakat sejahtera dan Kabupaten Mura keluar dari daerah tertingal,” harapnya.
Hal senada dikatakan Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti, bahwa berdasarkan hasil dengar pendapat dengan anggota DPR RI, Fauzi H Amro disebutkan pemerintah pusat akan mengelontorkan dana Rp50 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mura. Terkhusus untuk pembangunan jalan.
“Mana akses-akses jalan desa yang belum akan ditingkatkan dan diperbaiki,” jelasnya. (ain)











