Penjual Atribut Kemerdekaan di Kota Pangkalpinang Merugi

Selasa, 16 Agustus 2016
Bono, pedagang atribut dan pernak-pernik hari kemerdekaan yang sengaja datang dari Kota Bandung, Jawa Barat dan berjualan di Kota Pangkalpinang merugi lantaran penjualannya merosot tajam, Selasa (16/8).

Pangkalpinang, Sumselupdate.comMenjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Republik Indonesia masyarakat tidak antusias membeli atribut kemerdekaan.

Bono, salah satu penjual atribut kemerdekaan yang berjualan di areal Jalan Muntok Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung mengungkapkan sejak pertama kali berdagang atribut beraroma hari Kemerdekaan, baru tahun 2016 ini penjualannya merosot tajam.

Read More

Menurut Bono, sejak tahun 2008 dia sengaja datang dari Bandung, Jawa Barat berjualan atribut hari Kemerdekaan seperti bendera dan pernak-pernik lainnya di Kota Pangkalpinang, selalu laku terjual.

“Namun berbeda  tahun 2016 ini, sangat sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pembelian dari masyarakat sangat jauh menurun,” ujarnya.

Dikatakan Bono,  telah berjualan sejak akhir bulan Juli lalu, artinya    sudah lebih dua puluh hari dia sudah berada di Kota Pangkalpinang.

Biasanya, tambah Bono, biasanya lebih dari dua minggu di Pangkalpinang, sudah bisa kembali lagi ke Bandung.

“Saya biasanya datang untuk jualan bendera dan atribut kemerdekaan lain kalo sudah mendekati bulan Agustus saja, selesai 17 Agustus langsung kembali lagi ke kampung. Tapi sekarang hampir seluruh atribut dan pernak-pernik kemerdekaan belum laku terjual,” keluhnya. (anj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts