Pangkalpinang, Sumselupdate.com –Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Republik Indonesia masyarakat tidak antusias membeli atribut kemerdekaan.
Bono, salah satu penjual atribut kemerdekaan yang berjualan di areal Jalan Muntok Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung mengungkapkan sejak pertama kali berdagang atribut beraroma hari Kemerdekaan, baru tahun 2016 ini penjualannya merosot tajam.
Menurut Bono, sejak tahun 2008 dia sengaja datang dari Bandung, Jawa Barat berjualan atribut hari Kemerdekaan seperti bendera dan pernak-pernik lainnya di Kota Pangkalpinang, selalu laku terjual.
“Namun berbeda tahun 2016 ini, sangat sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pembelian dari masyarakat sangat jauh menurun,” ujarnya.
Dikatakan Bono, telah berjualan sejak akhir bulan Juli lalu, artinya sudah lebih dua puluh hari dia sudah berada di Kota Pangkalpinang.
Biasanya, tambah Bono, biasanya lebih dari dua minggu di Pangkalpinang, sudah bisa kembali lagi ke Bandung.
“Saya biasanya datang untuk jualan bendera dan atribut kemerdekaan lain kalo sudah mendekati bulan Agustus saja, selesai 17 Agustus langsung kembali lagi ke kampung. Tapi sekarang hampir seluruh atribut dan pernak-pernik kemerdekaan belum laku terjual,” keluhnya. (anj)

![20160816_120133[1]](https://sumselupdate.com/wp-content/uploads/2016/08/20160816_1201331.jpg)









