Palembang, Sumselupdate.com – Kondisi jalan provinsi Sumatera Selatan di Ogan Komering Ulu Timur pasca perbaikan memastikan ketahanannya dapat bertahan dalam jangka waktu lama. Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumatera Selatan menyatakan peningkatan kualitas jalan dilakukan untuk ketahanan hingga 10 tahun.
Kepala Bidang Jalan Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumatera Selatan, Mukhtar MA, Senin (26/3/2018) mengungkapkan, konstruksi tanah di kawasan jalan yang rusak yang sebelumnya merupakan lokasi pengerukan tidak bisa diperbaiki dengan menggunakan konstruksi pengerasan fleksibel.
Lebih lanjut Mukhtar mengatakan, jalan rusak diperbaiki dengan menggunakan konstruksi beton (rigid). Dalam kondisi normal, kondisi jalan dengan konstruksi beton dapat bertahan hingga 5 sampai 10 tahun.
“Di bawahnya ada LC atau istilahnya pondasi beton setebal 10 cm. Kemudian baru atasnya dicor dengan konstruksi beton plus pembesian Dowel T Bar. Kalau pengerasan langsung diaspal di khawatirkan akan kembali rusak,” jelas Rusman di Palembang.
Perbaikan jalan di OKU Timur yang dimulai pada awal bulan Maret 2018 dilakukan di ruas jalan Kurungan Nyawa-Gumawang-Petanggan-Tanjung Kemuning-Batas OI dan ruas jalan Batas OKU-Dabuk Rejo dengan total panjang sekitar 10 km. Untuk perbaikan jalan ini Dinas PU BM dan Tata Ruang Sumsel menyiapkan dana sebesar Rp.100,1 milyar dan diharapkan dapat rampung dalam waktu enam bulan.
“Kita harapkan apa yang telah dilaksanakan ini mampu menjawab keresahan masyarakat terkait kondisi jalan yang selama ini kondisinya kurang baik,” tegas Mukhtar. (adi)











