Baturaja, Sumselupdate.com –Populasi ikan yang ada di Sungai Ogan Kabupaten OKU, semakin sedikit. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran semua pihak. Salah satunya diungkapkan Wakil Bupati OKU Drs Johan Anuar.
Orang nomor dua di OKU ini menginstruksikan dinas terkait menebar benih ikan. Instruksi Johan itu langsung disikapi oleh Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) setempat. Namun hal itu belum bisa dilaksanakan tahun 2016 ini lantaran anggarannya belum ada.
Sekretaris Disnakkan OKU, Joni Saihu, menyatakan mereka akan segera melakukan penyebaran benih ikan di Sungai Ogan pada 2017.
“Nanti kita anggarkan untuk APBD tahun 2017. Mengapa harus menunggu tahun 2017, sebab di tahun 2016 tidak ada anggarannya,” katanya.
Untuk menyebar benih ikan di Sungai Ogan, kata Joni tidak bisa dilakukan sedikit-sedikit. Dibutuhkan, banyak benih ikan. Idealnya agar bibit ikan berkembang biak di Sungai Ogan yang cukup besar itu, diperlukan penyebaran hingga ratusan ribu benih ikan.
“Benih ikan yang tepat disebar di Sungai Ogan itu antara lain ikan patin, jelawat, dan ikan nila. Yang jelas sifatnya ikan yang hidup di air tawar,” ungkapnya.
Sebelumnya, Wabup Johan Anuar dalam kegiatan lomba masak serba ikan beberapa waktu lalu menyoroti kondisi kotor dan keruhnya Sungai Ogan.
Tidak hanya itu, populasi ikan di sungai yang kian sedikit membuatnya terketuk dan meminta instansi terkait dapat menebar bibit ikan di Sungai Ogan.
“Sungai ogan kita ini sudah keruh luar biasa, populasi ikan di dalam sungai sudah sangat sedikit. Untuk menstabilkan ekosistem di dalam sungai harus ada banyak ikan di dalamnya. Makanya pihak terkait segera tebar bibit ikan di Sungai Ogan,” pinta pria yang akrab disapa JA ini. (yan)











