Martapura, Sumselupdate.com – Sungguh miris kondisi balita yang baru berusia dua minggu dari pasangan suami isteri Medi Saputra (23) dan Mila Putri (21).
Abil Shidiqi Arsalan, demikian nama balita dari pasutri yang tinggal di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur menderita kelainan pada sistem syaraf atau hydrocephalus yang menyebabkan kepala balita ini terus membesar.
Diketahui pemicu penyakit ini, buruknya penyerapan cairan atau terhambatnya cairan ke otak ketika berada dalam kandungan yang mengakibatkan radang atau cidera pada otak dan menimbulkan kelainan pada sistem syaraf dan membuat kepala balita ini membesar ketika lahir.
Tak pelak, akibat penyakit yang membekapnya, bocah ini terus menangis menahan rasa sakit yang dideritanya.
Penderitaan bayi malang ini tak berhenti di situ, latar belakang orang tua balita ini terbilang kurang mampu, sehingga pengobatannya terhambat.
Medi (23), ayah dari balita ini hanya berprofesi sebagai buruh serabutan yang penghasilannya tidak menentu, yang membuatnya bingung harus dari mana membiayai pengobatan anaknya.
Namun, ketika informasi ini mulai mencuat dan diketahui oleh salah seorang wakil rakyat sekaligus Ketua KNPI OKU Timur, Fenus Antonius, langsung dengan cepat menanggapi dan menjenguk Abil Shidiqi Arsalan bocah penderita hydrocephalus ini, dan memberi santunan untuk meringankan biaya pengobatan anaknya.
Melihat Fenus menjenguk anaknya dan memberikan bantuan berupa biaya untuk ongkos ke Palembang, ayah bocah ini tidak mampu berkata banyak selain mengungkapkan banyak terima kasih kepada anggota dewan Komisi IV, Kabupaten OKU Timur ini.
“Saya tidak mampu berkata banyak selain mengungkapkan banyak terima kasih yang sedalamnya kepada bapak Fenus Antonius yang telah meringankan beban kami,” ungkap Medi terbata.(mat)











