Pembangunan Akses Penumpang LRT Terkendala Pembebasan Lahan dan Utilitas

Senin, 19 Maret 2018

Palembang, sumselupdate.com – Terkendala pembebasan lahan dan utilitas, pembangunan akses keluar masuk penumpang Light Rail Transit (LRT) Palembang terpaksa molor dari jadwal semula. Pemindahan utilitas seperti jaringan Telkom, PLN dan FO yang ditargetkan rampung di bulan Februari, hingga saat ini masih belum dapat dilakukan.

Pimpinan Utama Proyek LRT Palembang, Masudi Jauhari, Senin (19/3/2018) mengungkapkan, sementara ini pembangunan akses keluar masuk penumpang baru dapat dilakukan pada stasiun Ampera dan OPI Mal Jakabaring karena lahan di kawasan tersebut cukup luas dan memang tidak bersinggungan dengan utilitas.

Read More

Lebih lanjut Masudi mengungkapkan, untuk sebagian kawasan lainnya pembangunan akses keluar masuk penumpang masih belum dapat dimulai karena menunggu pembebasan lahan.

Selain itu, di sejumlah titik kondisi utilitas belum dapat dipindahkan karena masih dalam proses koordinasi dengan Pemerintah Daerah.

“Kalau masalah lahan, di beberapa stasiun kami masih bisa mengoptimalkan dengan menggunakan satu sisi jalan saja untuk akses naik turun penumpang. Untuk masalah utilitas, koordinasi masih terus berlangsung antara pemilik utilitas dan Pemda untuk pemindahannya. Setelah semua clear, kami baru bisa mulai kerja,” jelas Masudi.

Menurut Masudi, pembangunan akses keluar masuk penumpang membutuhkan waktu sekitar empat bulan. Bila merujuk target operasional pada pelaksanaan Asian Games, paling tidak masalah lahan dan utilitas diharapkan rampung bulan depan.

“Kalau untuk uji coba dan masa trial tidak menjadi masalah. Namun, kami berharap saat Asian Games nanti akses naik turun di semua stasiun sudah dapat digunakan,” ujarnya.

Pembangunan LRT Palembang saat ini secara keseluruhan telah mencapai 88,5 persen. Untuk pemasangan rel telah hampir mencapai 100 persen dan menyisakan pembangunan walkway dan fasilitas operasi. Ujicoba kereta dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan bulan April.

“Kami harapkan semua bisa on target, sehingga persiapan ujicoba bisa berjalan sesuai harapan,” tegas Masudi. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts