Palembang, Sumselupdate.com – Guna mengantisipasi agar insiden tiket palsu yang beredar sewaktu melawan PS TNI, Sabtu (6/8) lalu, tidak terulang kembali, manajemen Sriwijaya FC akan melakukan langkah antisipasi agar para calo yang sebelumnya leluasa berjualan tiket di Stadion Jakabaring, dipastikan tidak ada lagi dan diganti dengan petugas resmi dari manajemen SFC.
“Kami akan menggunakan para Sales Promotion Girl (SPG) yang dilengkapi dengan tanda pengenal resmi saat pertandingan melawan Arema Cronus nanti,” sebut Idham, panpel SFC bidang tiketing, Kamis (11/8) siang.
Hal ini diberlakukan untuk membantu para pecinta Sriwijaya FC agar lebih mudah dalam mendapatkan tiket di partai yang diprediksi akan dibanjiri ribuan penggemar tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini.
“Kita akan tetap membuka 4 loket/ticket box di stadion GSJ, namun nanti akan dibantu oleh para SPG tersebut yang ditempatkan di seluruh tribun,” terangnya.
Imbau Beli di Tempat Resmi
Manajemen Sriwijaya FC juga mengimbau agar masyarakat dan suporter agar membeli tiket di tempat-tempat yang sudah diumumkan sebelum hari pertandingan, tiket bisa dipesan di sekretariat SFC di kawasan PS Mal dan ditukarkan pada saat hari pertandingan.
“Karena tiket merupakan salah satu pemasukan untuk tim, dengan membeli artinya sudah mendukung perjuangan SFC. Namun harus teliti dan jangan sampai keliru,” sebut Nirmala Dewi, Direktur Marketing dan Promosi PT SOM, Kamis (10/8).
Bahkan pihaknya melakukan langkah antisipasi agar para calo yang sebelumnya leluasa berjualan tiket di stadion Jakabaring kini dipastikan tidak ada lagi dan diganti dengan petugas resmi dari manajemen SFC.
“Selain itu jangan tergiur tiket murah dari oknum yang tidak bertanggung jawab, jika ada hal yang mencurigakan maka cepat laporkan kepada panpel,” tukas dia.
Disebutkan juga, pihaknya telah membuat video pendek yang berisi mengenai ajakan dan edukasi terhadap penonton terkait peredaran tiket palsu. (tra)











